Jakarta, hariandialog.co.id.- PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN)
siap bersinergi dan mendukung REI dalam penyediaan hunian rumah yang
berkualitas. Kolaborasi keduanya selama ini telah memberikan dampak
positif bagi pembangunan perumahan dan permukiman di Indonesia.
Direktur Utama Bank BTN Haru Koesmahargyo mengatakan,
Bank BTN semakin optimistis dapat menyukseskan program sejuta rumah
dengan menyediakan rumah yang berkualitas berkolaborasi dengan REI.
“Harapannya di ulang tahun REI ke 50 Tahun, REI semakin solid dan
mampu memberikan kontribusi nyata dalam pembangunan perumahan dan
permukiman di Indonesia,” kata Haru dalam keterangannya, Minggu
(22/5).
Haru mengatakan, dalam ekosistem perumahan, REI adalah salah satu
pemain penting, untuk itu Bank BTN mengharapkan dukungan dari REI
untuk saling melengkapi dan bersinergi. Apalagi, usia 50 tahun adalah
momen yang spesial bagi Real Estat Indonesia.
Sinergi antara REI dengan Bank BTN adalah sebuah perjalanan yang
panjang. Perjalanan panjang yang sudah ditempuh dengan berbagai
dinamika akan menjadi bekal untuk menempuh perjalanan berikutnya.
Menurut Haru, Bank BTN dan REI memiliki tujuan yang sama sekaligus
sama-sama mengemban tugas negara untuk bisa menyediakan rumah yang
terjangkau, sehat, dan berkualitas. Oleh karena itu, BTN berharap para
pengembang anggota REI bisa bersama-sama mencapai tujuan ini.
Perseroan akan terus mendukung pembiayaan KPR untuk anggota REI di
seluruh Indonesia baik subsidi ataupun non-subsidi.
“Bank itu dari pembiayaan baik konsumen maupun supplier, karena itu
dalam pembangunan dan penyediaan rumah harapannya agar para anggota
REI selalu memperhatikan betul mengenai layanan kepada konsumen
misalnya sertifikat bisa selesai tepat waktu, kualitas bangunan dan
juga mengenai prasarana jalan, listrik, air. Walaupun rumah sederhana
bukan berarti rumahnya rumah murahan jadi harus yang layak dan mudah,”
lanjut Haru.
Dia menambahkan, porsi total kredit BTN saat ini sebanyak 90% berasal
dari sektor perumahan. Kementerian BUMN juga telah mengarahkan BTN
untuk fokus ke perumahan.
Perseroan berharap sinergi dengan REI saling bahu membahu untuk
menyediakan perumahan bagi masyarakat Indonesia, khususnya rumah
sederhana hingga saatnya nanti seluruh masyarakat memiliki rumah.
“Kami akan terus melanjutkan tugas ini serta bersinergi dengan REI
dalam menyediakan rumah-rumah khusus yang menengah ke bawah, khususnya
subsidi yang berkualitas untuk masyarakat Indonesia,” katanya.
Sebagai perbankan, tentunya Bank BTN berperan bagaimana mempercepat
proses pembiayaan, kemudian mempermudah permintaan (demand). BTN
melihat bahwa jumlah pasokan rumah banyak tetapi permintaan masih
terbatas. Sehingga BTN akan mempermudah konsumen untuk memiliki akses
dengan kondisi keuangan terbatas dan menjadi sebuah solusi
“Mudah-mudahan dari REI punya porsinya bagaimana rumah itu misalnya
dibuat murah, layak, dengan teknologi yang baik dan bagus, green,
multifungsi sehingga tidak standar-standar saja,” terangnya.
Sebagai bentuk apresiasi Bank BTN kepada mitra pengembang dengan
performa baik, lanjut Haru, Bank BTN tengah menyusun kebijakan
kemudahan proses kredit yang akan diberlakukan mulai tahun ini.
Nantinya seluruh pengembang akan dikategorikan berdasarkan faktor
penilaian yang meliputi kualitas kredit, keuangan, dan manajemen.
Kategori pengembang akan terdiri dari Developer Nasional, Platinum,
Gold, Silver, dan Bronze.
Dengan semakin tinggi tingkat performa tentunya akan mendapatkan
privilege yang lebih banyak seperti kemudahan akad dengan proses yang
lebih cepat dan kemudahan-kemudahan lainnya yang dapat mendukung
kecepatan bisnis serta cash flow pengembang,” katanya.
Sementara Ketua Umum DPP REI Paulus Totok Lusida
mengungkapkan, anggota REI sudah ikut memberikan kontribusi nyata
dalam pembangunan perumahan dan permukiman di Tanah Air seiring waktu
berjalan sudah 50 tahun REI berkiprah dalam pembangunan perumahan di
Indonesia. “REI akan akan terus bersinergi dengan seluruh pemangku
kebijakan dan mitra kerja dalam pembangunan perumahan dan permukiman
secara berkelanjutan, salah satunya bekerjasama dengan Bank BTN yang
porsi terbesar dari fasilitas untuk kreditnya di properti,” paparnya
seperti ditulis kontan..
Adapun saat ini anggota REI mencapai sekitar 6.300 perusahaan properti
yang tersebar di 34 provinsi. (diah).
