Jakarta, hariandialog.co.id.- Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri)
menyatakan bahwa seluruh daerah di Indonesia statusnya berada pada
level 1 untuk perpanjangan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat
(PPKM) wilayah Jawa-Bali dan luar Jawa-Bali.
“Hasil asesmen PPKM kali ini dan berdasarkan
pertimbangan para ahli masih ditetapkan seluruh daerah di Indonesia
berada di Level 1,” kata Dirjen Bina Administrasi Kewilayahan
Kemendagri Safrizal ZA lewat pesan elektronik di Jakarta, Selasa
(06-09-2022).
Pemerintah kembali memperpanjang PPKM walaupun kondisi
Covid-19 selama sepekan terakhir mengalami tren penurunan. Peraturan
tersebut tertuang dalam Instruksi Mendagri Nomor 42 Tahun 2022 untuk
Jawa Bali, dan Instruksi Mendagri Nomor 43 Tahun 2022 untuk Luar Jawa
Bali. Kedua Inmendagri tersebut akan berlaku sampai dengan tanggal 3
Oktober 2022.
Ia menjelaskan pemberlakuan Inmendagri tersebut secara
substansi tidak jauh berbeda dengan pemberlakuan Inmendagri
sebelumnya, di mana berdasarkan masukan dari para ahli seluruh daerah
di Indonesia berstatus PPKM Level 1 walaupun tingkat positif masih di
atas standar WHO. “Seluruh daerah di Indonesia berada di level 1.
Namun kita tetap harus terus waspada karena hingga saat ‘positivity
rate’ kita selama 30 hari ke belakang masih di atas standar normal
yang ditetapkan WHO yaitu 5 persen,” katanya seperti ditulis republik.
Penyesuaian dalam regulasi PPKM khususnya untuk luar
Jawa-Bali terlihat pada penyesuaian pintu masuk PPLN yang disesuaikan
dengan Adendum SE Satgas Covid-19 Nomor 25 Tahun 2022 tentang protokol
kesehatan perjalanan luar negeri pada masa pandemi Covid-19. Ia juga
menegaskan pemerintah daerah harus terus berkolaborasi untuk
meningkatkan tingkat vaksinasi dosis lanjutan dengan adanya regulasi
terbaru bahwa pelaku perjalanan dengan transportasi umum (kereta dan
pesawat) dengan syarat vaksin booster.
“Setiap kesempatan tak henti-hentinya kami memberikan
penekanan pentingnya percepatan vaksin dosis lanjutan (booster) yang
capaian secara nasional masih di bawah 30 persen. Para kepala daerah
terus kami imbau untuk bersinergi dengan seluruh pihak, mengampanyekan
kembali vaksinasi khususnya untuk dosis lanjutan di pusat keramaian
masyarakat,” kata Safrizal. (pitta).
