
Saat sidan di ruang 6 PN Jakarta Selatan, kemarin. (Foto : Dialog/tob-07-10-2024)
Jakarta, hariandialog.co.id.– Hakim di Pengadilan Negeri dan
Agama yang ada di lima wilayah DKI Jakarta, seperti Selatan, Utara,
Pusat, Timur dan Barat, tetap menjalankan tugas bersidang. “Kami tetap
sidang karena sudah terjadwal jauh sebelum ada rencana mau cuti
bersama hakim se Indonesia,” kata Hakim Djuyamto,SH,MH selaku Humas PN
Jakarta Selatan.
Menurut pengamatan tim redaksi Dialog dari lima wilayah
pengadilan negeri bahwa hampir seluruh ruang sidang terpakai. Ada
majelis hakim yang menyidangkan perkara perdata, pidana, praperadilan,
permohonan dan juga mediasi. “Memang ada beberapa orang hakim yang
ikut Cuti Bersama hakim se Indonesia. Tapi mereka minggu lalu sudah
menunda persidangan. Hakim tersebut, tidak ada perkaranya khususnya
pidana yang masa tahanan mau habis alias mepet waktunya,” kata
Djuyamto.
Sebagai wujud dari solidaritas terhadap rekan-rekan hakim
se Indonesia yang menyatakan turut Cuti Bersama ada sebanyak 1.700
hakim lebih dari jumlah keseluruhan 7.000 an yang menuntut agar
pemerintah menaikkan gaji para hakim yang sudah 12 tahun terlupakan.
Untuk itu, para hakim se Indonesia berkumpul di Jakarta guna menemui
pimpinan mereka di Mahkamah Agung juga instansi atau Lembaga terkait
seperti Komisi Yudisial, Dewan Perwakilan Rakyat, Menteri Keuangan dan
lainnya yang dianggap relevan dengan tuntutan.
Untuk wilayah DKI Jakarta seperti terlihat di Pengadilan
Negeri Jakarta Selatan tetap bersidang, namun sebagai wujud bukti ikut
berpartisipasi semua yang bersidangan tampak di baju jubah hitamnya
tertera “PITA PUTIH”. Pita putih terlihat lengket menyatu dengan jubah
kebesaran hakim itu sebagai wujud rasa ikut Cuti Bersama Hakim se
Indonesia dalam rangka menuntut perbaikan pendapatan dan tunjangan
jabatan hakim.
Sementara itu, terlihat, Ketua PN Jakarta Selatan, Saut Meruli Tua
Pasaribu, SH,MH, terlihat dari lantai dua melihat ke lantai dasar
tempat bersidang para hakim. Tampak Ketua PN Jakarta Selatan berputar
melihat secara langsung jalannya persidangan yang ketepatan ada
beberapa yang menarik perhatian masyarakat seperti sidangnya Ike
Farida dan tuntutan untuk kasus cabul dengan terdakwa siscae dan kawan
kawan yang terjadwal pebacaan surat tuntutan dari Jaksa Penuntut Umum.
(tob).
