Jakarta, hariandialog.co.id. – Melanjutkan pendidikan ke jenjang S2
menjadi impian banyak orang, terutama bagi mereka yang ingin
memperdalam ilmu di bidang tertentu dan meningkatkan peluang karir.
Namun, biaya pendidikan yang tidak sedikit seringkali menjadi kendala
utama.
Untungnya, ada banyak program beasiswa S2 dalam negeri yang dapat
membantu mewujudkan mimpi tersebut. Beasiswa ini tidak hanya
memberikan bantuan finansial, tetapi juga membuka akses ke institusi
pendidikan terbaik di Indonesia.
Daftar 10 Beasiswa S2 Dalam Negeri
Ada banyak pilihan beasiswa S2 dalam negeri yang bisa dipilih. Berikut
daftarnya.
1. LPDP
Lembaga Pengelola Dana Pendidikan merupakan beasiswa dari Kementerian
Keuangan. Ada beberapa pilihan program beasiswa, di antaranya:
Beasiswa reguler
Beasiswa parsial
Beasiswa prasejahtera
Beasiswa Penyandang disabilitas
Beasiswa daerah afirmasi
Beasiswa putra-putri Papua
Beasiswa PNS/TNI/Polri
Beasiswa Kewirausahaan
Beasiswa Pendidikan Kader Ulama
Menurut laman Instagram LPDP, pendaftaran beasiswa ini dibuka mulai 17
Januari 2025-17 Februari 2025. Perkuliahan paling cepat dilaksanakan
bulan Juli 2025. Untuk beasiswa S2, pendaftar wajib telah
menyelesaikan program D4/S1. Sementara, pendaftar yang telah
menyelesaikan studi magister tidak diizinkan untuk mendaftar pada
program beasiswa jenjang magister.
Untuk mendaftar beasiswa ini, buka situs pendaftaran beasiswa melalui
laman LPDP. Pastikan kamu mengunggah semua dokumen yang dibutuhkan
pada aplikasi pendaftaran. Informasi detail terkait dokumen yang
dibutuhkan bisa dilihat pada buku panduan masing masing program di
laman resmi LPDP.
2. Beasiswa Pendidikan Indonesia
BPI atau Beasiswa Pendidikan Indonesia merupakan program bantuan dari
Kemendikbud. Belum ada informasi mengenai pembukaan Beasiswa
Pendidikan Indonesia tahun 2025. Terakhir, pengumuman seleksi beasiswa
pendidikan Indonesia dilakukan pada bulan Oktober 2024.
Adapun beberapa program beasiswa S2 yang ditawarkan oleh BPI yaitu:
Beasiswa S2 (PTA) Calon Dosen Perguruan Tinggi Akademik PTA (Dalam
Negeri dan Luar Negeri)
Beasiswa S2 (PTV) Calon Dosen Perguruan Tinggi Vokasi (Dalam Negeri
dan Luar Negeri)
Beasiswa S2 Pendidik dan Tenaga Kependidikan (Dalam Negeri dan Luar Negeri)
Beasiswa S2 Pelaku Budaya (Dalam Negeri dan Luar Negeri)
3. Beasiswa Kominfo
Beasiswa Kominfo adalah program pemberian beasiswa yang
diselenggarakan Kementerian Komunikasi dan Informatika melalui Badan
Pengembangan SDM Kominfo. Fokusnya yaitu kepada pengembangan kualitas
dan kapasitas sumber daya manusia bidang komunikasi dan informatika
level middle-up (expertise) melalui pendidikan formal jenjang Magister
(S2) baik dalam maupun luar negeri.
Program ini terbuka bagi berbagai kelompok masyarakat yang akan
melanjutkan pendidikan dan memperdalam keahlian dan kompetensi di
bidang komunikasi dan informatika baik PNS, anggota TNI/POLRI, dan
masyarakat umum yang telah bekerja.
Jenis beasiswa yang ditawarkan yaitu:
Beasiswa reguler, yang terbuka bagi aparatur pemerintah pusat dan
daerah, anggota TNI dan POLRI, serta masyarakat umum dari instansi
swasta bidang teknologi.
Beasiswa internal, untuk pegawai negeri sipil di lingkungan
Kementerian Komunikasi dan Digital.
Belum ada informasi mengenai pembukaan pendaftaran beasiswa Kominfo di
tahun 2025. Terakhir, Kominfo berkolaborasi dengan Chevening membuka
beasiswa S2 ke Inggris. Pendaftarannya telah ditutup pada 5 November
2024 untuk perkuliahan November 2025.
4. Beasiswa Indonesia Bangkit
Beasiswa Indonesia Bangkit merupakan skema beasiswa prestisius
kolaborasi antara Kementerian Agama dan LPDP Kementerian Keuangan. Ada
dua program yang dimiliki, yaitu program beasiswa gelar (degree) dan
program beasiswa non gelar (non degree).
Mengutip laman instagram Beasiswa Indonesia Bangkit, belum ada
informasi terbaru mengenai pendaftaran beasiswa. Meski begitu, menurut
laman Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara, pada tahun 2025,
Kemenag menyiapkan 870 kuota beasiswa. Untuk jenjang S2, terdapat 220
kuota, termasuk 30 kuota untuk program double degree di Universitas
luar negeri.
5. Beasiswa PMDSU
Kepanjangan dari PMDSU adalah Pendidikan Magister menuju Doktor untuk
Sarjana Unggul. Seperti namanya, beasiswa ini diperuntukkan bagi
lulusan S1 yang ingin melakukan percepatan pendidikan sebagai lulusan
doktor di usia muda.
Menurut laman instagramnya, program ini memungkinkan mahasiswa untuk
menempuh program magister dan doktor dalam waktu empat tahun. Beberapa
persyaratan untuk calon mahasiswa yaitu, memiliki gelar S1, tidak
sedang menerima beasiswa lainnya, serta usia tidak lebih dari 24 tahun
untuk lulusan non profesi dan 27 tahun untuk lulusan profesi.
Tahun lalu, beasiswa ini dibuka pada bulan April dan seleksinya
diumumkan pada bulan September.
6. Dexa Award Science Scholarship
Dexa Award Science Scholarship merupakan program beasiswa S2 penuh.
Calon mahasiswanya bebas memilih prodi di seluruh kampus berakreditasi
A di Indonesia.
Menurut laman Dexa Scholarship, proposal riset S2 yang diajukan
berkaitan dengan kesehatan manusia. Syarat pendaftarannya yaitu
memiliki gelar S1, tidak sedang menerima beasiswa S2 lain, serta belum
melakukan pembayaran administrasi atau registrasi pendidikan kuliah
S2.
7. Beasiswa Unggulan
Beasiswa unggulan adalah pemberian biaya pendidikan oleh pemerintah
Indonesia untuk peserta didik jenjang S1, S2, dan S3. Ada 3 jenis
beasiswa, yaitu beasiswa masyarakat berprestasi, beasiswa pegawai
Kemendikbudristek, beasiswa unggulan penyandang disabilitas, dan
beasiswa penghargaan. Dalam program ini, guru, tenaga kependidikan,
dosen, dan pelaku budaya tidak bisa mendaftar.
Hingga kini, belum ada informasi mengenai pendaftaran beasiswa
unggulan di tahun 2025. Pada tahun 2024, pendaftaran dibuka pada bulan
Juli.
8. Beasiswa S2 UGM
Universitas Gadjah Mada (UGM) juga membuka program beasiswa S2. Pada
tahun lalu, program studi yang dapat dipilih ada 14, di antaranya,
agama dan lintas budaya, bioteknologi, ilmu lingkungan, kajian budaya
dan media, kajian pariwisata, kependudukan, ketahanan nasional, hingga
teknik biomedis.
Menurut laman Pascasarjana UGM, beasiswa tersebut mencakup potongan
biaya kuliah dalam tiga kategori, yaitu 255, 50%, dan 75%. Proses
seleksi melibatkan penilaian prestasi akademik, potensi penelitian,
dan kemampuan kepemimpinan calon penerima beasiswa.
9. Beasiswa PPM School of Management
Beasiswa S2 PPM School of Management bisa dipilih untuk calon
mahasiswa yang ingin mendalami ilmu manajemen. Beberapa pilihan
program magisternya yaitu Magister Manajemen Wijawiyata Manajemen,
Magister Manajemen Wijawiyata Manajemen (WM MM) Entrepreneurship,
Magister Manajemen Eksekutif Muda Magister S2 Manajemen Eksekutif.
Salah satu persyaratan untuk peserta yaitu fresh graduate atau
maksimal pengalaman kerja 1 tahun. Adapun usia maksimalnya 26 tahun
saat mendaftar program. Menurut laman PPM School beasiswa pasca
sarjana dibuka pada bulan Maret dan September.
10. Beasiswa Tanoto Foundation
Tanoto Foundation merupakan beasiswa dari pengusaha Indonesia, Sukanto
Tanoto. Menurut laman Jobstreet, beasiswa dari Tanoto Foundation
bertujuan untuk mengembangkan kepemimpinan hebat yang bertanggung
jawab di masa depan.
Tahun lalu, Tanoto Foundation membuka beasiswa teladan untuk mahasiswa
baru. Peserta harus memiliki prestasi di berbagai bidang, pengalaman
organisasi, dan menunjukkan potensi kepemimpinan, tulis dtc.
(abira-01)
