Bandung, hariandialog.co.id.- PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat
dan Banten Tbk (Bank BJB) mendukung Kementerian Pertanian (Kementan)
Direktorat Jenderal Perkebunan melalui program Gerakan Tanam Kopi
(Gertak).
Gertak yang dilakukan di seluruh Indonesia bertujuan guna
mendukung gerakan tiga kali lipat ekspor (Gratieks) komoditas kopi.
Sebagaimana kita ketahui bersama bahwa produksi kopi Indonesia
merupakan terbesar keempat dunia. Hasil produksi kopi para petani
selain untuk memenuhi pasar luar negeri juga untuk memenuhi pasar
dalam negeri, dengan menjamurnya coffee shopdiberbagai daerah membuat
permintaan akan kopi terus meningkat.
“Bank BJB senantiasa mendukung pemerintah dalam hal ini Kementerian
Pertanian (Kementan) yang menggulirkan Gerakan Tanam Kopi (Gertak),”
ujar Direktur Komersial dan UMKM Bank BJB, Nancy Adistyasari melalui
keterangan, Senin (31/1/2022).
Dalam kesempatan yang sama Bank BJB melakukan penandatanganan
kerja sama kemitraan dengan Bustomi selaku ketua Kelompok Tani
Mandalawangi, juga diserahkan secara simbolis Kredit Usaha Rakyat
kepada anggota Gapoktan Mandala Wangi. Melalui kerja sama ini,
diharapkan dapat berkontribusi dalam peningkatkan produksi kopi
Indonesia khususnya Jawa Barat.
Sesuai arahan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, Bank BJB selalu
mendukung pengembangan komoditas perkebunan khususnya kopi yang
menjadi komoditas unggulan Jawa Barat, melalui program dan produk
perbankan lainnya. “Kami setia mendukung komoditas kopi khususnya dari
Jawa Barat karena sesuai arahan Pak Gubernur yang ingin kopi Jabar
bisa mendunia,” kata dia seperti dikutip beritasatu.
Selain itu, kata Nancy, Bank BJB sebagai salah satu bank penyalur
Kredit Usaha Rakyat (KUR) ikut mendorong pembiayaan KUR sektor
pertanian yang memberikan manfaat dalam upaya pemulihan ekonomi
nasional.
Berdasarkan data dari pemerintah, serapan KUR sektor pertanian pada
tahun 2021 mencapai 2,6 juta debitur dan realisasi kredit Rp 85,62
triliun atau 122,31% dari target Rp 70 triliun. “Bank BJB senantiasa
hadir memberikan layanan perbankan yang prima dan bersinergi dengan
berbagai program pemerintah guna peningkatan kesejahteraan
masyarakat,” kata Nancy. (rizky)
