Lubuk Sikaping, hariandialog.co.id.- Pengadilan Negeri Lubuk Sikaping
bekerja sama dengan Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) Kabupaten
Pasaman kembali menyalurkan bantuan dari Dharmayukti Karini Mahkamah
Agung (MA) kepada korban gempa Pasaman di Kampung Rawang, Nagari
Malampah, Pasaman, Sumatera Barat. Bantuan tersebut berupa 13 hunian
sementara (huntara).
Bantuan langsung diserahkan oleh rombongan Pengadilan Tinggi
Sumatera Barat bersama Pengadilan Negeri Lubuk Sikaping kepada para
korban yang diterima langsung oleh Bupati Pasaman, H. Benny Utama di
Kampung Rawang, Kecamatan Tigo Nagari, Senin (28/3/2022) seperti
diwartakan sipodak.
Ketua Daerah Dharmayukti Karini Sumatera Barat, Lili Febria
Amril SH menyampaikan, semoga dengan tersalurnya bantuan ini dapat
meringankan musibah yang diderita oleh para korban gempa bumi dan
longsor. “Kita berikan 13 unit huntara, karena kita sangat prihatin
mereka belum memiliki tempat berteduh usai rumah mereka hancur dihoyak
gempa. Apalagi sebentar lagi kita sama-sama menghadapi bulan puasa.
Setidaknya nanti mereka bisa bertahan sementara di huntara ini sembari
menyiapkan rumah baru mereka,” ungkap Lili Febria Amril.
Sebanyak 13 unit huntara ini, kata Lili Febria Amril diberikan
kepada 13 KK yang rumahnya rusak berat (hancur) usai diterpa gempa di
Kampung Rawang Jorong Bukik Lintang, kampung terujung di Nagari
Malampah. “Di samping Huntara, juga kami serahkan kasur, bantal,
selimut, kompor gas, sajadah, sarung dan mukenah. Kemudian 25 paket
alat sekolah dan 50 paket alat salat,” tambahnya.
Ketua PN Lubuk Sikaping, Forci Nilpa Darma mengatakan bantuan
ini merupakan wujud kepedulian Pengadilan terhadap musibah yang
menimpa masyarakat Malampah. “Sebelumnya beberapa waktu lalu juga
sudah kami salurkan bantuan 13 unit huntara beserta sejumlah paket
bantuan lainnya kepada para korban gempa di Kampung Taruko, Nagari
Malampah. Usai kami data, ternyata saudara-saudara kita di Kampung
Rawang yang merupakan Kampung paling ujung di Nagari Malampah masih
minim bantuan. Makanya kami arahkan 13 unit ini ke tempat ini dan
semoga bermanfaat,” ungkap Forci Nilpa.
Bupati Pasaman, Benny Utama sangat terharu atas terus
mengalirnya bantuan kepada para korban gempa dan longsor di Malampah.
“Sesuai data yang kami himpun, kita butuh sekira 500 unit huntara di
Malampah ini. Alhamdulillah bantuan terus mengalir dari berbagai
pihak. Kali ini dari Mahkamah Agung. Semoga dengan kebersamaan ini
bisa recovery para korban gempa. Kita akan kebut pendirian huntara ini
agar masyarakat bisa bermukim ditempat yang layak Ramadan ini,” kata
Benny Utama.
Warga setempat, Afrizal, salah satu yang menerima bantuan
hunian sementara sangat berterima kasih atas bantuan yang telah
diberikan oleh Dharmayukti Karini Mahkamah Agung RI.
Kegiatan penyerahan Huntara dan bantuan lainnya tersebut juga
dihadiri oleh Benny Utama selaku Bupati Pasaman, Ibu Deni Sabar selaku
Ketua GOW Pasaman, dan jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah
Kabupaten Pasaman. (bagustob)
