Jakarta, hariandialog.co.id.- – Sebanyak 8.841 pelamar gagal
teregistrasi dalam pendaftaran penerimaan Calon Aperatur Sipil Negara
(CASN), baik untuk CPNS maupun Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian
Kerja (PPPK) tahun 2021.
Kepala Bidang Informasi Kepegawaian Kantor BKN Regional
VII Joko Warsito mengatakan, ribuan pelamar tersebut dinyatakan gagal
karena tidak menyelesaikan pendaftaran sampai batas pengisian formulir
yang ditutup pada 26 Juli 2021 lalu. Sesuai ketentuan bagi pelamar
yang tidak melanjutkan pendaftaran sampai lewat tanggal 26 Juli 2021
yang bersangkutan dianggap mengundurkan diri dari seleksi. “Mereka
sudah punya akun, tapi tidak melengkapi persyaratan sampai tanggal
tersebut, jadi gugurlah mereka,” katanya di Palembang, Senin
(2/8/2021).
Menurutnya, sejak pendaftaran CASN 2021 dibuka BKN Regional
VII mencatat jumlah keseluruhan pelamar ada sebanyak 166.997 orang
untuk wilayah Sumatera Selatan, Bangka Belitung, dan Bengkulu.
Tapi setelah 8.841 orang pelamar dinyatakan gugur dari seleksi
penerimaan CPNS dan PPPK 2021, setidaknya masih ada 158.156 pelamar
yang akan berpeluang menjadi ASN. “Tinggal mengikuti seleksi
administrasi setelah itu dapat nomor peserta dan mulai mengikuti tes
pertama, yakni Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) dan selanjutnya Seleksi
Kompetensi Bidang (SKB) dan terakhir pengumuman kelulusan,” ujarnya
pula.
Adapun jumlah formasi CPNS dan PPPK yang dibuka tahun 2021
di Sumatera Bagian Selatan ada sebanyak 35.911 formasi yang terdiri
dari Sumatera Selatan 28.826 formasi, Bengkulu 3.800 dan Kepulauan
Bangka Belitung 3.285 formasi. “Untuk Jambi 0 atau tidak ada pembukaan
formasi,” katanya.
Dari formasi tersebut ada 10 instansi yang paling banyak
dilamar, yaitu Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan 28,826 formasi,
Pemerintah Kabupaten Banyuasin 10.278, Kabupaten Ogan Komering Ulu
Timur (OKU) Timur 9.161, Ogan Komering Ilir (OKI) 9.075, OKU 8.698,
Muara Enim 8511, Pemerintah Kota Pangkal Pinang 7.623, Pemerintah
Kabupaten Bangka Tengah 7.102, Pemerintah Kabupaten Lahat 6.939, dan
Pemerintah kabupaten Empat Lawang 6.7545 pelamar.
Sedangkan 10 instansi yang paling sedikit pelamar adalah
Pemerintah Kabupaten Bengkulu Selatan 474, Pemerintah Kabupaten Bangka
613, Pemerintah Kabupaten Seluma 766, Pemerintah Kabupaten OKU Selatan
1.228, Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan 1267, Pemerintah Kota
Pagaralam 1.817, Pemerintah kabupaten Belitung 2.138, Pemerintah Kota
Prabumulih 2.138, Pemerintah Kabupaten Ogan Ilir 3.049, dan Pemerintah
Provinsi Kepulauan Bangka Belitung 3.244 pelamar. “Semua akan
berpeluang lulus seleksi tahun ini mudah-mudahan, tetap persiapkan
diri belajar, jaga kesehatan dan bekali dengan doa ibadah,” katanya.
(okzn/han)
