
Bandung Barat,hariandialog co.id Dinas Pendidikan Kabupaten Bandung Barat (KBB ) menggelar kegiatan turnamen “Champions” Gala Siswa Indonesia (GSI) tiap Tahun tepatnya di Bulan Juni .Kecamatan Padalarang kembali menunjukkan dominasinya dalam cabang olahraga sepakbola tingkat pelajar setelah berhasil mempertahankan gelar juara Gala Siswa Indonesia (GSI) tingkat SMP se-Kabupaten Bandung Barat tahun 2025. Kemenangan ini menjadi yang ketiga kalinya secara berturut-turut.

Pertandingan final Gala Siswa Indonesia ( GSI) yang di gelar di Lapangan Bola Universitas Advent, Kecamatan Parongpong,Bandung Barat’berlangsung selama empat hari, 23 hingga 26 Juni 2025, dengan diikuti oleh perwakilan dari 16 kecamatan. Dalam laga puncak, tim Kecamatan Padalarang sukses menaklukkan Kecamatan Cipatat skor 5-0.Kecamatan Cipatat tetap menjadi juara dua sama seperti tahun kemarin 2024 lalu.
Sementara itu juara ketiga diraih Kecamatan Cipeundeuy dan Parongpong yang juga sebagai tuan rumah.

Kepala Bidang SMP”Dinas Pendidikan( Disdik) Kabupaten Bandung Barat, Edy Saprudin, yang hadir mewakili Kepala Disdik Asep Dendih, menyampaikan apresiasi atas lancarnya pelaksanaan “GSI” tahun ini.
“Alhamdulillah, kegiatan “GSI”tingkat SMP se-Kabupaten Bandung Barat, tahun 2025 berjalan dengan lancar, aman, dan tertib serta kondusif sesuai dengan harapan,” ucapnya.
Edi menuturkan” bahwa seleksi pemain untuk mewakili Kabupaten Bandung Barat di ajang”GSI” tingkat Provinsi Jawa Barat akan dilakukan oleh tim Independen yang dibentuk secara khusus.
“Dalam proses seleksi ini, Dinas Pendidikan tidak dilibatkan agar hasilnya lebih adil dan profesional. Tim talent scouting dari PSSI Bandung Barat sudah menilai selama empat hari pertandingan berlangsung,” jelasnya.

Edy menambahkan, berbeda dengan tahun sebelumnya, seleksi tahun ini tidak hanya mengacu pada hasil juara, namun dilakukan secara terbuka dengan melibatkan seluruh peserta dari 16 kecamatan.
Ketua Gabungan Musyawarah Guru Mata Pelajaran PJOK KBB, Herdi, menyoroti persoalan fasilitas yang belum merata. Ia menyebut bahwa tidak semua kecamatan memiliki lapangan sepakbola representatif.
Sementara itu, Kepala SMP Negeri 1 Batujajar H.Cecep Boma, mengapresiasi langkah Dinas Pendidikan yang melibatkan mantan pemain Persib sebagai pelatih di tingkat SMP’ yang sudah berpengalaman ( skill) dibidang Olahraga Sepak Bola.
“Langkah ini sangat tepat karena pengalaman mereka bisa ditularkan kepada siswa, agar semangat dan prestasi sepakbola pelajar terus berkembang, tidak hanya di Bandung Barat, tapi juga di tingkat provinsi dan nasional,” ujarnya.
Gala Siswa Indonesia tingkat SMP ini bukan hanya ajang kompetisi, tetapi juga menjadi momentum penting untuk membangun pondasi kuat bagi cikal bakal masa depan Sepak bola pelajar Bandung Barat kedepan ( Nagon)
