

Bandung Barat, hariandialog co.id – Desa Pangauban Kecamatan Batujajar Kabupaten Bandung Barat (KBB)” salah satu dijadikan Desa Inklusif untuk penanganan Disabilitas Desa siaga sehat Jiwa penanganan Orang dalam gangguan Jiwa (ODGJ)’Badan Usaha Milik Negara”BUMN”Pertamina dalam Ulang Tahun yang ke 27,dalam program “LENTERA JIWA” Senin ( 27/05/2024 ) memberikan ‘santunan modal usaha untuk sahabat di Sabilitas Pertamina’ di selenggarakan di Bale Desa Pangauban Lt.2 dihadiri Orang tua/ pendamping Disabilitas “ODGJ” diwilayah Desa Pangauban.
Dari perwakilan Pertamina Bapak Dike sekaligus pembina “LENTERA JIWA” saat ditemui hariandialog meyampaikan Program LENTERA JIWA pemberdayaan dalam jangka Lima( 5 )Tahun ,ini udah masuk Tahun ke tiaga (3) sangat banyak dalam rangka pelatihan pendampingan kepada Masyarakat pemberdayaan yang sudah pulih untuk Disabilita gangguan mental “ODGJ” untuk berdaya” ujarnya.
Selanjutnya ‘Dike menyampaikan di Kabupaten Bandung Barat (KBB) hanya satu Desa yakni Desa Pangauban Wilayah Kecamatan Batujajar ,karna salah satu Desa Siaga yang mendapatkan Program “LENTERA JIWA” Pertamina.
Untuk persyaratan Administrasi dilengkapi Kartu Keluarga (KK ) Kartu Tanda Penduduk ( KTP ) harus ada Buku Rekening,Bank apa saja yg penting Bank Indonesia,bantuan ini tidak melibatkan pihak Desa’kami dari Pertamina langsung mengurusinya ya karna sifatnya Internal yang memberkasi bagi sipenerma manfaatnya di transfer ke yg bersangkutan.Tampa ada pihak Desa yang mengurusin Administrasi.siapupun yang menerima dari kami pihak Pertamina tampa ada pengajuan berbentuk ‘Proposal’ santunan modal usaha untuk sahabat disabilitas Pertamina’ dalam rangka ulang tahun yang ke Dua puluh tujuh”27″ada Program sangat bagus dengan tema Disabilitas gangguan mental.sebenarnya ada 4 Program ,kami pokus ke “LENTERA JIWA” jadi ini edaran langsung dari Pertamina Pata Niaga yang ke 27 Tahun.
Ditanya besaran bantuan bagi penerima mangpa’at besarnya berapa..? ” Dike menyebutkan bagi Disabilitas yang pulih gangguan mental untuk berdaya sebesar Dua Juta Lima Ratus Ribu (2.500.000 )/ per Orang dari jumlah yang diusulkan 26 laki dan peremuan yang langsung di transfer ke Rekenink sipenema tersebut”ujarnya.
Di kesepatan yang sama Kepala Desa Pangauban”Ade Sulaiman menyampaikan’dengan ada Program CSAR’dari BUMN’Pertamian yang berkelanjutan Kami atas nama Warga yang Penyandang Disabilitas metal Jiwa di Desa Siaga yang sekarang menjadi Desa Inklusif ,suatu kepercayaan dari pihak Pertamina kepada Kami selaku Pemerintah’ Desa pangauban Kecamatan Batujajar Kabupaten Bandung Barat(KBB)jumlahDisabilitas gangguan Mental “ODGJ” kurang lebih 28 Orang,tapi yang sudah di seleksi 26 0rang oleh tim Setikes’akhirnya dapat perhatian yang mana Program “LENTERA JIWA” Pertamia kedepan nya untuk membuatkan Gedung Serbaguna,dikarenakan tidak ada lahan kami akan merubah setuktur bangunan Puskesmas Desa( Puskesdes) di tingkatkan 2,Lantai yang mana diatasnya dijadikan Gedung serbaguna untuk pelatihan Disabilitas yang akan digunakan penyelenggara serta bingbingan dan Pelatihan penyandang ‘Disabilitas Mental yang sudah pulih untuk berdaya “ungkapnya.
Sekretaris Desa Pangauban”Ating yang menangani Program “LENTERA JIWA” Pertamina iya menuturkan”Desa Pangauban dijadikan Program Desa Inkusif yang baru,karena kita kegiatan orang atau masyarakat yang jarang di perhatikan oleh yang lain.dengan adanya Desa siaga sehat jiwa dari bantuan Pertamina berbentuk CSAR,ada jangka waktunya selama sa’at ini 5 tahun.sudah 3 tahun berjalan diberikan pelatihan pelatihan juga,dikhususkan untuk Disabilitas Mental “ODGJ”berdasarkan rekomendasi atau ahli itu.sudah bisa diberikan persoalan yang nyata,pertama bahkan bukan tentang “ODGJ”saja salah satu usaha UNKM atau usaha yang melibatkan Disabilitas Mental tentu akan kami bantu. Contoh UNKM “JRK yang bergerak dibilang pemanfaatan ecen gondok,karena mereka merangkul saudara kita dari “ODGJ” mereka dibantu berbentuk Perahu untuk mempermudah pencarian bahan baku yakni Eceng gondok di bantahran waduk Saguling.salah satu “ODGJ” saudara Deny yang dulunya penjahit di Kompeksi dia diberikan bantuan satu yunit mesin jahit ,dan saat ini juga ada beberapa yang direkom permodalan sebesar apa yang disebutkan oleh Pertamina Program “LENTERA JIWA” Rp 2.500.000 untuk per orangnya betul betul ada keterangan yg bersankutan “ODGJ”.Batuan CSAR di Desa Pangauban baru dari Pertamina,Alhamdulillah kita bukan yang minta tapi mereka yang masuk. kita bekerja sama dengan universitas yang lainya berupa bantuannya diarahkankan untuk pembuatan MCK,pembinaan pembina’an terhadap kepada keluarga itu di luar Program Pertamina.
Selanjutnya ” kata Sekdes Pangauban’ Ating’ kenapa di Desa Pangauban dijadikan serta dilirik Pertamina karena banyak pengelola tentang kegiatan Disabilitas gangguan mental “ODGJ”tapi diluar itu kebanyakan dikelola oleh Yayasan atau Lembaga Suwadaya Masarakat (LSM), baru di Desa Pangauban tidak pernah mengajukan Proposal kemanapun’karna bukan Yayasan.Datang sendiri atas Rekom dari Rumah Sakit Jiwa(RSJ) Cisarua Provinsi Jawa Barat,dari Dinas Keshatan,Dinas Sosial Kabupaten Bandung Barat (KBB) ‘Allhamdullilah dapat perhatian semoga Program “LENTERA JIWA” Pertamina berkelanjutan .”Pungkasnya ( nagon)
