
Depok, hariandialog.co.id
Di momentum Peringatan Hari Jadi Kota Depok ke 25, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Depok gelar rapat paripurna di ruang rapat Paripurna DPRD Depok dipimpin Ketua DPRD Kota Depok, TM. Yusufsyah Putra dihadiri Wali Kota Depok, Mohammad Idris dan Wakil Wali Kota Depok, Imam Budi Hartono serta anggota Dewan dan undangan yang hadir secara langsung, Jum’at (27/04/24).
Rapat Paripurna Istimewa DPRD Depok merupakan rangkaian dalam acara memperingati Hari Jadi Kota Depok yang telah berusia 25 tahun pada tahun 2024.
Diungkapkan Anggota Komisi B DPRD Kota Depok Hafid Nasir mengatakan, Pemerintah Kota Depok, Jawa Barat, siap membentuk Bank Perkreditan Rakyat (BPR ) sebagai salah satu upaya meningkatkan ekonomi daerah dan membantu permodalan bagi pelaku usaha kecil menengah (UKM).
“Mudah-mudahan ke depan bisa terwujud salah satu Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yaitu BPR,” ujarnya.
Lebih lanjut ia menjelaskan, BPR memiliki peran penting dalam kemajuan ekonomi di Kota Depok. Karena BPR sifatnya membantu dan memudahkan bagi pelaku UKM di Kota Depok dengan memberikan pinjaman modal untuk mengembangkan usaha mereka.
“Bank perkreditan rakyat atau BPR bagian dari permodalan pelaku UMKM dan mudah-mudahan terwujud ini bagian dari progres usia Kota Depok ke 25 tahun (27 April). Ini kepentingan dan perhatian pemerintah kota Depok kepada masyarakat,” ujarnya.
Sebab, Pemerintah Kota Depok telah memberikan program wirausaha usaha baru atau WUB yaitu 5.000 pengusaha baru dan 1.000 perempuan pengusaha kepada masyarakat. Mereka diberikan fasilitas pendampingan, permodalan, dan perizinan usaha.
“Kita harapkan salah satu janji kampanye Idris- Imam mewujudkan 5.000 pengusaha baru dan 1.000 perempuan pengusaha terealisasi. Ini bagian dari upaya untuk memperhatikan pelaku UKM untuk bisa eksis dan survive kegiatan peningkatan ekonomi daerah,” kata Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS).
Tak hanya itu Bang Hafid juga mengatakan, Kota Depok merupakan kota yang tidak terlalu banyak kegiatan industri, pabrik, dan perusahaan yang memberikan lowongan pekerjaan.
Namun Pemerintah Kota Depok bisa mengoptimalkan sumber daya manusia (SDM) dengan program yang membangun dan meningkatkan ekonomi daerah.
“Jadi sangat tepat memberikan peran dan perhatian bagi para pelaku UMKM di Kota Depok. Mudah-mudahan bisa terwujud salah satu BUMD di Depok yaitu bank perkreditan rakyat bagian dari permodalan pelaku UMKM,” ujarnya.(Rizky)
