
Deli Serdang, hariandialog.co.id – Desa Bandar Khalipah, Kecamatan Percut Sei Tuan, Deli Serdang, memamerkan sejumlah inovasi dalam evaluasi Pola Asuh Anak dan Remaja di Era Digital (PAAREDI) Tahun 2026, Senin (24/8/2026). Wakil Bupati Deli Serdang, Lom Lom Suwondo, berharap inovasi tersebut mampu mengantarkan Bandar Khalipah menjadi desa percontohan.
Evaluasi oleh TP PKK Provinsi Sumatera Utara dilakukan untuk melihat penerapan PAAREDI sekaligus mengukur sinergi pemerintah desa, TP PKK, kader, dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang aman dan mendukung tumbuh kembang anak serta remaja.
Dalam kesempatan itu, Lom Lom Suwondo mengapresiasi berbagai inovasi Desa Bandar Khalipah, seperti GERMAS BULE, BERKOBAR ACI, BESTI ABAH, KEMBANG CIKAS, dan CINDAI KHALIPAH.
Ia menilai inovasi tersebut menjadi bukti keterlibatan pemerintah desa dan masyarakat dalam memperkuat pola asuh anak di tengah perkembangan era digital.
“Berbagai inovasi ini menunjukkan upaya nyata pemerintah desa, TP PKK, kader, dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang mendukung tumbuh kembang anak dan remaja,” ujarnya.
Pelaksanaan PAAREDI di Deli Serdang diperkuat melalui enam program prioritas, yaitu KISAH, KRISAN, KILAS, KIAT, PKBN, dan KISAK.
Bandar Khalipah sendiri ditetapkan sebagai peserta evaluasi berdasarkan Keputusan Bupati Deli Serdang Nomor 651 Tahun 2025 terkait penetapan pemenang lomba desa/kelurahan percontohan pelaksanaan 10 Program Pokok PKK.
Lom Lom juga menekankan pentingnya kesinambungan program agar inovasi yang telah dibuat tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
“Kami berharap Desa Bandar Khalipah dapat menjadi salah satu desa percontohan terbaik di Kabupaten Deli Serdang maupun Sumatera Utara,” harapnya.
Ketua Pembinaan Karakter Keluarga TP PKK Provinsi Sumatera Utara, Cutrizky Amaliyah, mengapresiasi kerja sama TP PKK, pemerintah daerah, pemerintah desa, dan masyarakat hingga Bandar Khalipah mampu mencapai tahap evaluasi.
Ia berharap Desa Bandar Khalipah dan Kecamatan Percut Sei Tuan dapat menjadi contoh dalam pelaksanaan 10 Program Pokok PKK secara berkesinambungan.(HM)
