
Gubernur bersama tamu undangan saat meresmikan masjid Alif Lam Mim
Bengkulu, hariandialog.co.id- Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemprov Bengkulu yang mayoritas Muslim rata-rata membutuhkan sarana untuk beribadah yang refresentatif. Selama ini masjid yang ada dihalaman kantor gubernur Bengkulu kapasitasnya terbatas. Keberadaan masjid yang terletak hampir di tengah lapangan upacara dan mempersempit lahan parkir. Atas saran Gubernur Rohidin Mersyah maka dibangun masjid baru di belakang masjid yang ada, dengan kapasitas bisa menampung ribuan jamaah. Sementara masjid yang lama dihancurkan.
Pembangunan masjid megah yang dimulai tahun 2022 lalu saat ini sudah tuntas. Masjid yang diberi nama “Alif Lam Mim” terletak di halaman Kantor Gubernur Bengkulu, Senin (9/1/23) diresmikan oleh Gubernur Rohidin Mersyah bersama tamu undangan dan ASN Pemprov.
Peresmian masjid juga berbarengan dengan pembukaan program berantas buta huruf hijaiyah atau ASN Pemprov Bengkulu Mengaji.“Masjid ini nantinya jadi pusat kegiatan keagamaan yang dapat digunakan oleh seluruh aparatur sipil negara (ASN) di lingkup Pemerintah Provinsi Bengkulu,” sampai gubernur.
Masjid yang dibangun dengan biaya APBD ini mampu menampung 1.000 jemaah lebih.Gubernur berharap nantinya seluruh ASN menjadi pribadi yang religius sejalan dengan visi misinya saat kampanye dulu.“Sehingga roda pemerintahan yang ada juga sejalan dengan membangun sumber daya manusia yang berkualitas, berdaya saing, toleransi dan religius,” harapnya.
Usai peresmian, kegiatan dilanjutkan dengan pembagian hadiah bagi pemenang lomba Rebana/OPD dan pembagian santunan ke puluhan anak yatim. Lomba rebana sebelumnya sudah dilaksanakan Jumat (6/1/23) di Pemprov Bengkulu. Sekda Hamka Sabri saat penutupan lomba rebana menegaskan kegiatan keagamaan di Pemprov pemenang lomba rebana akan ditampilkan. “Saatnya musik religi harus ditampilkan dan dikedepankan,” tukasnya. (hasanah)
