
Deliserdang, hariandialog.co.id – Terkait pembangunan tembok penahan Jalan di desa Sidomulyo kecamatan Biru-Biru kabupaten Deliserdang berkualitas rendah.
Hal ini dilihat dari cara kerja pembuatan pundasi kata Hotbin Simbolon, ST, Selasa 23 Oktober 2026.
Menurut Hotbin Simbolon yang juga pernah sebagai konsultan pengawas itu menilai dari tata cara pembuatan pondasi.
Disebutkan jika proyek itu tidak melihat dari kemiringan pembetonan tembok itu harus menggunakan Bore Pile terangnya. Dikemiringan berapa derajat harus digunakan terangnya.
Kapan harus menggunakan tiang pancang dan disaat tanah yang seperti apa kita harus menggunakan bore pile terangnya.
Tapi dengan daya kemiringan tanah seperti yang kita lihat tidak tepat proyek itu dengan menggunakan tiang pancang dan pembesian yang kecil sebutnya lagi.
Untuk pihak terkait dalam persoalan ini inspektorat Deliserdang harus memeriksa pejabat yang terlibat dalam proyek ini kata Hotbin yang banyak sedikitnya mengerti dibidang kontruksi.
Secara kasat mata kita melihat kondisi itu tidak sesuai dengan pelaksanaannya, lanjutnya lagi.
Hotbin menyisinyalir ada konspirasi kepentingan dam pelaksanaan proyek tersebut sehingga begitu cepat rubuh dan daya tahannya sangat diragukan, lanjutnya.
Proyek yang bernilai Rp 145 juta lebih yang dikerjakan diduga asal jadi terangnya. Sangat disayangkan proyek yang guna kepentingan umum untuk jalan itu tidak berkualiatas terangnya.
Untuk itu perlu inspektorat melakukan pemeriksaan terhadap proyek tersebut, sambungnya lagi.
Kuat dugaan sebut Hotbin lagi bahwa proyek tersebut tidak sesuai dengan spek pengerjaan.
Jika dilihat proyek itu, dalam bentuk penggunaan tiang pancang maka jelas sesuai dengan anggaran yang tertera, namun jika tidak menggunakan tiang pancang, kita kawatirkan sangat diragukan dari segi kualitasdan daya ketahan terhadap proyek tersebut. (Rt).
