Jakarta, hariandialog.co.id.- Juru Bicara sekaligus Sekretaris
Perusahaan PT Bio Farma (Persero) Bambang Heriyanto menyampaikan
komitmen perusahaan dalam membantu program vaksinasi dosis penguat
atau booster pemerintah. Bambang menyebut Bio Farma fokus dalam
menjalankan penugasan yang diberikan pemerintah terkait vaksinasi
booster.
“Untuk vaksin booster program pemerintah, Bio Farma
terlibat dalam pendistribusian vaksinnya, hanya saja perintah
distribusi tetap dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes),” ujar Bambang
saat dihubungi Republika di Jakarta, Senin (28/3).
Bambang mengatakan stok dan permintaan pendistribusian
program vaksinasi booster dilaksanakan oleh Kemenkes mengingat
semuanya merupakan vaksin hibah. Bambang menyampaikan penugasan
vaksinasi booster sendiri dilakukan dilakukan secara bertahap. Bambang
mengaku belum memiliki angka riil dari penugasan vaksinasi booster
untuk Bio Farma. “Angkanya masih belum punya. Untuk vaksinasi booster
bisa dilakukan yankes pemerintah,” ucap Bambang seperti ditulis
republika.com.
Permintaan vaksinasi booster belakangan mengalami kenaikan.
Hal ini tak lepas dari kebijakan pemerintah yang mensyaratkan
vaksinasi booster untuk masyakarat yang hendak mudik lebaran. “Bagi
masyarakat yang ingin melakukan mudik lebaran juga dipersilakan, juga
diperbolehkan, dengan syarat sudah mendapatkan dua kali vaksin dan
satu kali booster, serta tetap menerapkan protokol kesehatan yang
ketat,” ujar Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam keterangannya terkait
kebijakan PPLN dan panduan prokes Ramadhan dan Idulfitri, Selasa
(24/3). (diahtob).
