Jakarta, hariandialog.co.id.- KPK telah menetapkan Kepala Badan
Nasional Pencarian dan Pertolongan (Kabasarnas) Marsdya Henri Alfiandi
sebagai tersangka kasus dugaan suap proyek di Basarnas. Henri
mengatakan penetapan dirinya sebagai tersangka harusnya mengikuti
mekanisme yang berlaku karena dirinya militer aktif. “Penetapan saya
sebagai tersangka semestinya melalui mekanisme hukum yang berlaku.
Dalam hal ini saya masih militer aktif,” kata Henri kepada wartawan,
Kamis (27-07-2023).
Henri mengatakan akan mengikuti proses hukum di TNI
terkait kasus ini. Dia juga telah membantah dugaan mengakali sistem
lelang elektronik demi mendapatkan fee dalam proyek pengadaan barang
di Basarnas. “Saya akan mengikuti proses hukum yang berlaku di
lingkungan TNI untuk masalah ini,” katanya tulis dtc.
Henri Alfiandi ditetapkan sebagai tersangka penerima
suap proyek pengadaan barang dan jasa di Basarnas. KPK mendalami
informasi Henri menerima suap mencapai Rp 88,3 miliar sejak 2021.
Wakil Ketua KPK Alexander Marwata mengatakan Henri diduga
menerima uang melalui orang kepercayaannya, Koorsmin Kabasarnas RI
Letkol Afri Budi Cahyanto (ABC). Suap itu diduga diberikan berbagai
perusahaan pemenang proyek. “Dari informasi dan data yang diperoleh
tim KPK, diduga HA bersama dan melalui ABC diduga mendapatkan nilai
suap dari beberapa proyek di Basarnas tahun 2021 hingga 2023 sejumlah
sekitar Rp 88,3 miliar dari berbagai vendor pemenang proyek,” kata
Alex.
Kini KPK telah menetapkan lima orang sebagai tersangka dalam
kasus dugaan suap di Basarnas. Berikut daftar tersangkanya:
Tersangka pemberi
1. Komisaris Utama PT Multi Grafika Cipta Sejati, Mulsunadi Gunawan
2. Direktur Utama PT Intertekno Grafika Sejati, Marilya
3. Direktur Utama PT Kindah Abadi Utama, Roni Aidil
Tersangka penerima
1. Kepala Basarnas Marsdya Henri Alfiandi
2. Koorsmin Kabasarnas Letkol Afri Budi Cahyanto
Henri dan Afri diduga telah menerima suap Rp 999,7 juta dari Mulsunadi
dan Rp 4,1 miliar dari Roni. Selain itu, Henri dan Afri diduga telah
menerima suap total Rp 88,3 miliar dari sejumlah vendor sejak 2021
hingga 2023. (bing)
