Binjai, hariandialog.co.id.- Sebuah video yang menyebut anggota
Polres Binjai, Sumatera Utara, menjebak warga terkait narkoba viral di
media sosial (medsos). Polres Binjai pun memberi penjelasan.
Dilihat detikcom, Senin (21/3/2022), dalam unggahan itu
terdapat sebuah video yang menunjukkan seorang pria menggunakan sepeda
motor yang datang ke sebuah warung internet (warnet). Pria berbaju
biru itu lalu memanggil pria berbaju hitam dari dalam warnet.
Terlihat keduanya keluar dari warnet. Setelah di luar warnet,
pria berbaju biru memberikan sebuah barang yang disebut berupanarkoba
kepada pria berbaju hitam.Tidak lama setelah barang itu diserahkan,
datang dua pria yang disebut sebagai polisi mengamankan pria berbaju
hitam yang menerima barang itu. Sementara pria berbaju birau yang
memberikan barang tidak ikut diamankan polisi dan pergi meninggalkan
lokasi menggunakan sepeda motor.
Pengunggah video menyebut peristiwa itu diduga merupakan
jebakan dari pihak kepolisian. Sebab, pria berbaju biru yang
menyerahkan barang dibiarkan pergi di saat pria berbaju hitam
ditangkap.
Penjelasan Polres Binjai
Menanggapi hal itu, Kapolres Binjai AKBP Ferio Sano Ginting
mengatakan pria yang mereka amankan sebelumnya juga pernah tersandung
kasus narkoba. Ferio mengatakan tidak ada rekayasa dalam proses
penangkapan pria ini. “Tersangka memiliki histori pernah terjerat
kasus narkoba dan pernah juga menjalani rehabilitasi. Apabila asesmen
narkoba menyatakan bahwa yang bersangkutan masih kecanduan, maka
proses rehabilitasi akan kembali diterapkan. Tidak ada rekayasa dalam
hal ini,” ucap Ferio.
Ferio menjelaskan pihaknya tidak tebang pilih dalam memberantas
kasus narkoba. Dia mengatakan pihaknya juga akan mencari dan memproses
pria berbaju biru yang ada dalam video viral tersebut. “CCTV yang
beredar mengenai sosok yang memberikan narkoba kepada tersangka akan
kami dalami kembali. Apabila betul orang tersebut yang menyerahkan
narkoba akan kami cari dan tangkap. Sementara ini kita kumpulkan
keterangan dan bukti-buktinya,” kata. (hantob)
