
Jakarta,hariandialog.co.id.- Pada tahun 2026 ini, Kejaksaan Agung (Kejagung) melakukan renovasi total (peremajaan) untuk 3 gedung satuan kerja yang ada di lingkungan Kejaksaan Agung.
Gedung yang akan direnovasi tersebut adalah Gedung Bidang Pengawasan, Gedung Bidang Pidum, dan Gedung Bidang Datun. Dan saat ini Gedung-gedung tersebut sedang dalam tahap pembongkaran total dengan menggunakan alat berat.
Renovasi 3 Gedung Satuan Kerja (Satker) yang sedang dilaksanakan itu dilakukan di tengah-tengah rencana pindahnya Ibu Kota Negara Indonesia dari Jakarta ke Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kalimatan Timur.
Dan perlu diketahui bahwa dalam renovasi total (premajaan) Gedung Pidsus atau yang kerap disebut Gedung Bundar yang dilakukan pada tahun 2023 dengan 13 lantai ruang kerja,dan 2 lapis basement, menelan anggaran sebesar Rp 318,99 miliar sudah termasuk Pajak Pertambahan Nilai (PPN) sebesar 11 persen.
Gedung Pidsus itu dikerjakan oleh pelaksana proyek PT Hutama Karya (Persero) selama 340 hari kalender. Dan pada Selasa (24-4-2025) diresmikan oleh Jaksa Agung Prof. Sanitiar Burhanuddin. Dan selama renovasi, maka satuan kerja Pidsus bekerja di Gedung Pidana Militer.
Bekerja di Badiklat Ceger
Selama pembongkaran dan renovasi Gedung Pengawasan yang saat ini dilakukan, maka Satuan Kerja Pengawasan termasuk JAM Was bekerja melakukan tugas pokok dan fungsinya (Tupoksi) di Badiklat Ceger,Jakarta Timur atau yang berada di belakang Rumah Sakit Adhyaksa.
Sedangkan Bidang Pidum ditempatkan di Gedung Bidang Pidmil yang dulunya digunakan oleh Pidsus saat Gedung Pidsus direnovasi sejak tahun 2023.
Dalam amatan Dialog, di lokasi Gedung yang dibongkar untuk direnovasi, belum ada papan informasi yang menjelaskan untuk publik terkait siapa pelaksana proyek,dan berapa hari kalender pekerjaann, dan juga berapa nilai total yang dikeluarkan untuk pembanguan renovasi total Gedung Pidum,dan Pengawasan maupun Datun tersebut. (Het)
