Bandar Lampung, hariandialog.co.id.- Ricky Ramadhan, Kepala Seksi
Penerangan Hukum Bidang Asisten Intelijen Kejaksaan Tinggi Lampung
pada Senin, 11-05-2026, bersama tim menyelenggarakan program Jaksa
Masuk Sekolah (JMS) di SMA Tunas Mekar Indonesia (TMI) Bandar Lampung.
Kegiatan tersebut mengusung tema ‘Pemahaman Wawasan
Kebangsaan, Khususnya Nilai-Nilai Empat Pilar Kebangsaan (Pancasila,
UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika), Pencegahan Kenakalan
Remaja, Penanggulangan Kekerasan terhadap Anak, Membangun Karakter
Positif, Menunjukkan Kehadiran Negara, serta Implementasi Bela Negara
kepada Siswa/i SMA/SMK di Provinsi Lampung’.
Program ini bertujuan menanamkan nilai-nilai konstitusional dan
kesadaran hukum sejak dini kepada pelajar sebagai bagian dari
investasi jangka panjang bangsa. Pendidikan hukum bagi generasi muda
dinilai tidak hanya sebatas transfer pengetahuan normatif, tetapi juga
membangun kesadaran kolektif mengenai hak dan kewajiban sebagai warga
negara.
Kepala SMA Tunas Mekar Indonesia Bandar Lampung, Tri Puji Astuti S.Si
M.Pd dalam sambutannya menyampaikan, bahwa pembekalan wawasan
kebangsaan dan kesadaran hukum sangat relevan dalam membentuk pelajar
yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga matang secara
moral dan sosial.
Sementara itu, Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejati Lampung,
Ricky Ramadhan SH MH mengatakan, bahwa program Jaksa Masuk Sekolah
merupakan wujud nyata kehadiran negara di lingkungan pendidikan.
“Negara tidak hanya hadir melalui regulasi, tetapi juga melalui
edukasi dan pendampingan moral kepada generasi penerus bangsa,”
ujarnya.
Ia menambahkan, nilai bela negara tidak semata dimaknai dalam
konteks militeristik, melainkan sebagai sikap cinta tanah air, taat
hukum, serta berkontribusi positif bagi masyarakat dan bangsa.
Dalam kegiatan tersebut, hadir sejumlah pemateri, diantaranya
Jaksa Ahli Madya Gilar Suryaningtyas SH, Jaksa Ahli Muda Agung Prabudi
JS SH MH, Jaksa Ahli Muda Imam Yudha Nugraha SH MH, Humas Ahli Muda M.
Isa Ansori SH MH, beserta Tim Penyuluhan Hukum Kejati Lampung.
Melalui pemaparan yang interaktif, para jaksa memberikan
pemahaman mengenai empat pilar kebangsaan sebagai fondasi kehidupan
berbangsa dan bernegara. Pancasila diposisikan sebagai sumber nilai
dan moral publik, UUD 1945 sebagai landasan konstitusional, NKRI
sebagai bentuk final negara, serta Bhinneka Tunggal Ika sebagai
prinsip pemersatu dalam keberagaman.tulis beritaanda. (uloh-01)
