Bengkulu, hariandialog.co.id – Baru beberapa bulan musim kemarau melanda Kota Bengkulu. Sejumlah areal persawahan di beberapa kelurahan dalam Kota Bengkulu mengalami kekeringan. Seperti Kelurahan Tanjung Agung dan Kelurahan Surabaya Kecamatan Sungai Serut Kota Bengkulu alami Kekeringan Sawah. Padahal petani akan memasuki masa panen. Sebab itu sejumlah kelompok tani minta agar ada kepedulian dan membantu mengatasi kekeringan sawah mereka seperti bantuan alat penyedot air. Keluhan ini disampaikan ketua kelompok tani Maju Bersama, Buyung (68) Senin(28/8).
Para petani Kota Bengkulu khawatir sawah mereka menghadapi masalah kekeringan yang merugikan panen mereka. Kekeringan yang melanda kawasan ini telah menyebabkan para petani menghadapi kesulitan dalam mempertahankan hasil panen yang cukup.
Para petani di Kelurahan Tanjung agung dan Surabaya Kecamatan Sungai Serut Kota Bengkulu telah mengeluhkan bahwa kurangnya pasokan air menghambat pertumbuhan tanaman padi mereka. Musim kemarau yang berkepanjangan dan rendahnya curah hujan telah mengakibatkan penurunan tingkat air di sungai-sungai dan irigasi, membuat sawah-sawah mereka menjadi kering kerontang.
Dalam menghadapi situasi ini, para petani berharap agar pemerintah dapat memberikan bantuan berupa alat penyedot air. Dengan adanya alat penyedot air yang dapat mengalirkan air dari sumber yang lebih dalam, para petani berharap dapat memenuhi kebutuhan air untuk sawah-sawah mereka.
Salah seorang Petani Di kelurahan Tanjung agung Buyung menyatakan bahwa mereka telah mengajukan permohonan kepada pihak berwenang dalam hal ini Distan Kota Bengkulu untuk mendapatkan bantuan alat penyedot air. Dia juga menegaskan pentingnya langkah-langkah mendesak dalam mengatasi masalah kekeringan ini demi menjaga kesejahteraan para petani dan ketahanan pangan di Kota Bengkulu.
Para petani berharap agar bantuan dari pemerintah dapat segera tiba sehingga mereka dapat segera mengatasi masalah kekeringan dan menjaga pertumbuhan tanaman mereka. Dengan langkah yang tepat, diharapkan panen yang berkelanjutan dan produktif dapat dijamin meskipun menghadapi tantangan alam seperti kekeringan.hasanah
