
BALI, hariandialog.co.id – Rangkaian hari jadi yang ke 17 tahun, Komunitas Forever Nights Angel (FNA) Bali dilaksanakan dengan sederhana sekaligus menyumbang dana Rp 17 juta untuk korban gempa M 7,7 di Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur 15 Agustus 2026 lalai
Ketua Panitia Ultah FNA ke 17, Nyoman Tri Putrawan mengatakan bantuan sosial kemanusiaan dari FNA merupakan bagian dari kepedulian terhadap korban gempa masyarakat Flores.
“Bantuan dari kami FNA ini untuk korban yang terkena dampak gempa bumi di sejumlah Kabupaten atau kota di Flores, NTT pasca gempa 15 Agustus 2026. Jangan dilihat nilainya. Kami salurkan bantuan ini melalui PENA NTT,” ujar pria yang akrab disapa Komang BL.
Penyerahan bantuan berupa uang tunai diterima langsung oleh Ketua Panitia Solidaritas jurnalis Bali (SJB), yang juga ketua Perhimpunan Jurnalis Nusa Tenggara Timur (PENA NTT) Bali, Agustinus Apollonaris Klasa Daton, didampingi Ketua Penasihat PENA NTT, Emanuel Dewata Oja, Ketua Ikatan Wartawan Online (IWO) Bali, Widi dan Ketua Aliansi Jurnalis Indonesia (AJI) Bali, Febri di sekretariat PENA NTT, Cafe PICA Pojok Sudirman, Denpasar, (9/9/26) sore.
Presiden Komunitas Forever Nights Angel (FNA) Bali, Ida Bagus Alit, dalam kesempatan ini mengatakan, penyerahan bantuan kemanusiaan berupa uang tunai ini merupakan bagian dari rangkaian hari jadi Komunitas Forever Nights Angel yang ke 17 tahun.
“Bertepatan dengan penutupan hari jadi ke-17 tahun, saya mewakili teman-teman Komunitas
Forever Nights Angel menyerahkan bantuan untuk korban gempa di Flores, Nusa Tenggara Timur,” kata Presiden Forever Nights Angel Bali, Ida Bagus Alit.
Gus Alit sapaannya berharap bantuan sebesar 17 juta rupiah yang disalurkan melalui Solidaritas Jurnalis Bali (SJB) tersebut dapat membantu meringankan beban masyarakat Flores yang terkena bencana alam.
Sementara itu, Ketua Ketua PENA NTT, Agustinus Apollonaris Klasa Daton, menyampaikan ucapan terima kasih kepada Komunitas Forever Nights Angel.
Ia mengatakan, bantuan tersebut merupakan doa bagi masyarakat Flores. “Bantuan ini adalah doa untuk masyarakat Flores, Nusa Tenggara Timur,” katanya.
Ia mengungkapkan, penggalangan dana yang dilakukan Solidaritas jurnalis Bali (SJB) ini sudah berjalan selama dua setengah Minggu, dan hari ini merupakan penutupan penggalangan dana di kota Denpasar, Bali.
“Hari ini juga sekaligus menutup rangkaian penggalangan dana yang kurang lebih dua setengah minggu digalang bersama Solidaritas Jurnalis Bali. Dan besok kita pastikan bantuan ini disalurkan untuk saudara kita di Flores,” ucapnya.
Ia juga memastikan, bahwa bantuan yang disalurkan komunitas FNA tersebut tepat sasaran untuk korban yang terdampak karena sudah diinvetarisir oleh panitia yang telah berkomunikasi dengan korban penerima bantuan yang ada di Flores.
“Saya mewakili teman-teman SJB memastikan dana yang disumbangkan oleh warga Bali tepat sasaran,” tutupnya.
Acara penyerahan bantuan dan syukuran ulang tahun ke 17 tahun FNA diakhiri dengan pemotongan tumpeng dan makan bersama dengan para wartawan SJB. (SM)
