Denpasar-hariandialog.co.id – 19 Mei 2025. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Bali mendorong pengembangan dan peningkatan kinerja Bank Perekonomian Rakyat (BPR) dan Bank Pembiayaan Rakyat Syariah (BPRS) dalam upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat dan pelaku usaha, serta pertumbuhan ekonomi Provinsi Bali.
Kepala OJK Provinsi Bali Kristrianti Puji Rahayu mengatakan, hal ini dalam Rakerda dan Seminar Perbarindo Bali Tahun 2025 bertema “Tantangan dan Peluang BPR-BPRS Menghadapi Kondisi Geopolitik dan Ekonomi Nasional” Jumat (16/5) di Dnpasar.
“Dalam mewujudkan Ekonomi Kerthi Bali, BPR-BPRS agar meningkatkan pembiayaan pada pelaku usaha tidak hanya sektor properti juga memprioritaskan pembiayaan kepada petani dan pelaku UMKM, unyuk menunjang pertumbuhan ekonomi Bali lebih inklusif,” kata Kristrianti.
Kristrianti menekankan, dengan kondisi perekonomian global yang kurang baik saat ini karena pengaruh geopolitik dan perlambatan pertumbuhan ekonomi dunia, diharapkan BPR-BPRS sebagai salah satu penggerak ekonomi daerah terus meningkatkan kinerjanya sehingga mampu tetap tumbuh dan berdaya saing.
Kegiatan dihadiri Asisten Perekonomian dan Pengembangan Sekda Provinsi Bali Luh Ayu Aryani, Direktur Pengawasan Lembaga Jasa Keuangan OJK Provinsi Bali Ananda R. Mooy, Ketua Umum DPP Perbarindo Teddy Alamsyah, dan Ketua DPD Perbarindo Bali I Ketut Komplit.
Asisten Perekonomian dan Pengembangan Sekda Provinsi Bali Luh Ayu Aryani mengapresiasi Rakerda dan Seminar Perbarindo Bali Tahun 2025 ini.Ia mengharapkan peningkatan peran BPR-BPRS di Provinsi Bali mendukung pemerataan dan pertumbuhan ekonomi Bali.
Ketua DPD Perbarindo Bali I Ketut Komplit mengungkapkan, Rakerda jadi momen penting bagi pelaku industri BPR-BPRS memberikan ide inovatif menghadapi kondisi ketidakpastian geopolitik dan ekonomi global.Informasi terkini terkait kondisi ekonomi dan politik sangat penting karena berimplikasi terhadap bisnis BPR-BPRS hingga dibutuhkan kewaspadaan, antisipatif mencari peluang baru agar BPR-BPRS mampu bersaing dan tetap tumbuh.
“Perbarindo Bali terus berupaya memberikan dukungan kepada seluruh anggota agar dapat menghadapi tantangan untuk memujudkan value yang lebih baik, serta terus menjalin komunikasi dan kerja sama dengan pemerintah, regulator, dan berbagai pihak terkait menciptakan ekosistem kondusif bagi pertumbuhan BPR-BPRS” kata Komplit.
Melalui sinergi OJK dengan Industri Jasa keuangan dan Stakeholders daerah diharapkan mendukung Ekosistem Industri Jasa Keuangan inklusif, inovatif dan berkelanjutan, mampu berkontribusi bagi pertumbuhan ekonomi daerah. ( NL )
