Jakarta, hariandialog.co.id.- Oknum TNI anggota pengamanan Bandara
Soekarno-Hatta berinisial FS diduga membantu selebgram Rachel Vennya
kabur dari karantina di Wisma Atlet Pademangan, Jakarta Utara. FS
sudah dinonaktifkan dari kesatuan TNI.
Kapendam Jaya Kolonel Arh Herwin BS mengatakan FS
dinonaktifkan sejak Kamis (14/10/2021). Dia mengatakan FS
dinonaktifkan oleh Pangdam Jaya Mayjen Mulyo Aji seusai acara syukuran
Markas Brigkav 1 Limpung Alugoro di Serpong Utara, Tangerang Selatan.
“Sudah dinonaktifkan. Artinya, dari kemarin setelah panglima acara di
Serpong,” kata Herwin kepada wartawan di Wisma Atlet Pademangan,
Jakarta Utara, Jumat (15-10-2021).
Herwin menyebut FS dikembalikan ke kesatuan militernya.
Namun dia tidak menyebut secara detail FS dikembalikan ke kesatuan
militer mana. “Yang bersangkutan sudah dinonaktifkan untuk
dikembalikan ke kesatuan,” kata Herwin.
Sebelumnya, Rachel Vennya diduga kabur dari karantina di
Wisma Atlet Pademangan yang sebenarnya khusus untuk TKI setelah
melakukan perjalanan dari Amerika Serikat. Kaburnya Rachel Vennya
diduga melibatkan oknum TNI berinisial FS. “Saat ini pihak Kodam Jaya
sedang dalam proses penyelidikan terkait berita kaburnya selebgram
Rachel Vennya dari karantina di RSDC Wisma Atlet Pademangan,
pemeriksaan yang dilakukan dimulai dari hulu sampai ke hilir,” kata
Kapendam Jaya Kolonel Herwin BS dalam keterangan tertulis, Rabu
(13-10-2021).
Kolonel Herwin menjelaskan Kodam Jaya selaku Kogasgabpad
COVID-19 menjelaskan pemeriksaan dimulai di bandara sampai di RSDC
Wisma Atlet Pademangan. Setelah merunut kejadian kaburnya Rachel
Vennya, ditemukan ada keterlibatan oknum. “Dari hasil penyelidikan
sementara, terdapat temuan bahwa adanya oknum anggota TNI bagian
pengamanan Satgas di Bandara yang melakukan tindakan nonprosedural,”
ucap Kolonel Herwin. (dtc/redstu).
