
Jakarta.hariandialog.co.id- Tim Catur Indonesia Putra kembali menunjukkan kelasnya dengan menaklukkan tim tangguh Italia di babak ke-5 Chess Olympiad 2026 Samarkand Uzbekistan yang selesai dipertandingkan minggu malam (20/09/2026). Mereka berhasil menundukkan Tim Italia Putra (starting rank 26) dengan skor meyakinkan 3-1
setelah sebelumnya nyaris mengalahkan tim tangguh India di babak Kedua.
Menghadapi Italia ngka dicetak oleh GM Susanto Megaranto di papan 1 (rating 2488) yang mengalahkan pemain andalan Italia GM Lodici, Lorenzo (2573) dan di papan 3 IM Satria Duta Cahaya (2412) yang mampu membuat GM Brunello, Sabino (2536) menyerah. Di dua papan lainnya IM Gilbert Elroy Tarigan dan IM Nayaka Budhidharma berhasil menahan remis lawan-lawanya.
SATRIA DUTA KIRIM JUARA DUNIA GUKESH KE KLUB 2600
Tim Putra Indonesia tampil ngotot saat menghadapi tim Putra India di babak kedua Olimpiade Catur 2026 yang berlangsung di Samarkand, Uzbekistan kemarin.
Hasilnya sungguh luar biasa. Unggulan ke-2 di Kategori Open ini hanya mampu menang tipis 2½-1½.
Meskipun kalah secara agregat, tim Indonesia yang berstatus sebagai unggulan ke-52 memberikan perlawanan luar biasa menghadapi juara bertahan turnamen ini.
Pada meja 3 pecatur muda Indonesia, IM Satria Duta Cahaya (2412), sukses membikin report juara dunia GM D Gukesh (2703).
Duta menunjukkan performa dan pertahanan yang solid sehingga sulit ditembus Gukesh membuat dia akhirnya dengan memelas menawarkan remis pada langkah ke-51.
Hasil remis ini membuat live rating Gukesh merosot ke posisi 2699 menjadikannya untuk pertama kalinya keluar dari klub 2700 dalam empat tahun terakhir.
Di meja 1 pecatur senior Indonesia, GM Susanto Megaranto (2388), menunjukkan pengalamannya saat berhadapan dengan pecatur peringkat ke-8 dunia, GM Praggnanandhaa, yang baru diturunkan di babak kedua.
Praggnanandhaa tidak mampu menembus pertahanan ketat Susanto. Setelah melalui pertarungan yang panjang, kedua pemain menyetujui remis pada langkah ke-79.
Di meja 3 IM Nayaka Budhidharma (2383) juga tampil ngotot saat menghadapi GM Vidit Santosh Gujrathi (2697), dan berhasil mengamankan setengah poin bagi kubu Indonesia.
Di meja 2 pertarungan antara IM Arif Abdul Hafiz melawan GM Nihal Sarin menjadi penentu kemenangan India.
Pecatur Indonesia ini sebenarnya memberikan tekanan berat bahkan sempat unggul tiga bidak.
Namun, Nihal Sarin menunjukkan ketenangan yang luar biasa dengan melakukan pengorbanan kualitas untuk membalikkan keadaan dan mengamankan satu-satunya poin penuh bagi India.
Dengan hasil ini tim Putra Indonesia untuk sementara menempati peringkat ke-54 klasemen dengan 2 Match points.
Pada babak ketiga sore ini Susanto dan kawan-kawan bakal berhadapan dengan tim Putra Uganda.
( **hs)

PROBLEM CATUR. DIALOG.
BERHADIAH
Edisi khusus HUT Suraf Kabar HARIAN DIALOG ke-28
berhadiah total
Rp.500.000.- persembahan Ketua Percasi Jakarta Pusat dengan rincian Pemenang 1 Rp.200.000._ pemenang Kedua dan ketiga masing Rp.150.000._
Ketentuan pemenang kirimkan jawaban dengan NOTASI ke WA Redaksi DIALOG 0812-2710-8423 .
Bila lebih dari tiga yang mengirimkan jawaban BENAR Redaksi akan menentukan 3 Pemenangnya.
Putih jalan HITAM MAT 3 LANGKAH.
Selamat menikmati.
Jawaban
Problem NO: 10
1.Rd1. Re4
2.Bd3. Rxd3
3.Kc4+ MAT
(Hansen Siregar WN)
