
Medan, hariandialog.co.id.- Seorang oknum pejabat PT Pupuk Indonesia, diduga melakukan pelecehan terhadap Karyawatinya.
Informasi di perusahaan itu menyebutkan, kasus pelecehan yang diduga melibatkan oknum pejabat itu telah melakukan pelecehan terhadap karyawati berinisial N.
Awalnya, oknum pejabat dimasud mengiming-imingi N yang merupakan karyawan kontrak untuk dijadikan pegawai tetap.
Dari sumber yang dapat dipercaya, pejabat tersebut bermain api dengan N, sehingga membuat karyawati kontrak tersebut malu dan keluar dari Pupuk Indonesia. Patut diduga bahwa salah seorang pimpinan Pupuk Indonesia tersebut (WA) memberikan iming-iming dan janji kepada karyawati tersebut, sehingga karyawati tersebut termakan bujuk rayu dan pasrah terhadap keinginan oknum dimaksud diatas.
Namun ibarat pepatah habis manis sepah dibuang, setelah oknum tersebut mendapatkan yang dia inginkan, malah meninggalkan karyawati kontrak tersebut dan tidak bertanggung jawab sedikitpun. Hal ini membuat karyawati tersebut kehilangan muka dan terpaksa meninggalkan Perusahaan Pupuk Indonesia. Karyawati yang sudah kehilangan masa depannya hanya bisa diam atas perbuatan yang dilakukan oleh oknum tersebut.
Dan yang lebih miris lagi, karyawati tersebut hendak melakukan pernikahan, tetapi pernikahan tersebut batal karena ulah bujuk rayu dari pimpinan Pupuk Indonesia tersebut diatas. Bahkan terkesan oknum tersebut seakan-akan dilindungi oleh Management Pupuk Indonesia dengan mendiamkan kasus tersebut dan memindahkannya ke daerah lain sehingga kasusnya mengendap. Apakah Pupuk Indonesia berani mengungkap kasus ini secara terang benderang atau malah mendiamkan kasus ini.
Informasi soal kasus ini sudah sampai ke pimpinan di PT Pupuk Indonesia. Bahkan disebut sebut keluarga N akan menyampaikan kasus yang termasuk pelecehan seks ini ke pihak kepolisian untuk diusut tuntas. (Emmar)
