
Cibinong, hariandialog.co.id
Mantan Pj Wali Kota Kendari, Asmawa Tosepu secara resmi dilantik Pj Bupati Bogor masa sisa masa jabatan 2018 – 2023 menggantikan Iwan Setiawan, di Gedung Sate, Bandung pada Sabtu (30/12/23).
“Hari ini Sabtu 30 Desember 2023 saya Pj Gubernur Jawa Barat atas nama Presiden melantik saudara Asmawa sebagai Pj Bupati Bogor berdasarkan keputusan Mendagri. Saya percaya saudara dapat melaksanakan tugas sebaik-baiknya sesuai tanggung jawab yang diberikan,” ujarnya Pj Gubernur Jawa Barat Bey Machmudin saat acara tersebut.
Bey mengapresiasi Iwan Setiawan yang telah memimpin Kabupaten Bogor dengan penuh integritas dan dedikasi.
Pekerjaan rumah yang kontan diberikan Bey Machmudin kepada Asmawa, pertama, yakni soal pemilihan umum tahun 2024 di Kabupaten Bogor yang harus kondusif. “Tak lama lagi kita akan menuju tahun 2024 yang mana tahun tersebut akan dilaksanakan pemilu serentak,” ujarnya.
Bey berujar bahwa Pemdaprov telah mendeklarasikan Jabar Anteng yang berarti Jabar Aman, Netral, dan Tenang. Karena itu, Bey menginstruksikan Penjabat Bupati Bogor yang dilantik dapat mewujudkan pemilu damai, lancar dan juga adil. Tak boleh ketinggalan agar netralitas ASN, TNI/Polri terus dijaga.
Pekerjaan rumah kedua, Bupati Bogor harus segera bergerak menanggulangi potensi kemacetan di kawasan Puncak saat libur Tahun Baru. “PR besar sudah menanti kita tahu bahwa Kabupaten Bogor akan selalu ramai di akhir tahun,” ujarnya.
“Tentunya saudara harus segera bekerja di kawasan Puncak agar dapat mengantisipasi kemacetan dan juga menjaga keamanan dan yang tidak kalah penting adalah dengan banyaknya sampah dari hasil perayaan tahun Baru itu,” ujarnya.
Bey Machmudin menyarankan Penjabat Bupati Bogor berkantor di Kecamatan Parung Panjang. Menurutnya, saat ini warga Parung Panjang sangat membutuhkan kehadiran pemerintah. Apalagi isu truk tambang tentu memerlukan penanganan yang tepat. “Ada baiknya saudara dalam seminggu pertama ini berkantor di Kecamatan Parung Panjang. Masyarakat memerlukan penegakan hukum dalam pengaturan truk tambang,” ucap Penjabat Gubernur.
Bey sendiri mengaku pihaknya bersama Kapolda Jabar, Pangdam III/Siliwangi siap mendukung penegakkan hukum yang Penjabat Bupati lakukan di kawasan Parung Panjang. “Lakukan koordinasi dengan Kapolres Bogor dan juga Dandim setempat,” ujarnya.
Sejalan itu, Bey menyebut kementerian PUPR akan memperbaiki Jalan Parung Panjang pada kuartal pertama 2024.
Bey mengatakan Pemdaprov Jabar siap membantu untuk berkoordinasi dengan Provinsi Banten terkait dengan transportasi truk tambang tersebut. Selanjutnya perlu pembahasan lebih lanjut soal jalan tambang khusus di daerah Parung Panjang.
Perlu diketahui, Asmawa Tosepu, berhasil mengalahkan tujuh kandidat lainnya, baik dari sesama birokrat Kementerian Dalam Negeri maupun pejabat Pemprov Jabar dan Pemkab Bogor.
Tujuh orang pejabat yang dikalahkannya yakni Nurdin selaku Direktur Dekonsentrasi Tugas Pembantuan dan Kerjasama Direktorat Bina Administrasi Kewilayahan Kemendagri dan Tubagus Chairul Dwisapta Direktur Fasilitasi Lembaga Kemasyarakatan dan Adab Desa, PKK dan Posyandu Direktorat Bina Administrasi Kewilayahan Kemendagri, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor Juanda Dimansyah, Dedi Taufikurohman Kepala Badan Pendapatan Daerah Provinsi Jawa Barat, Rachmat Taufik Garsadi Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Provinsi Jawa Barat Indra Kepala Dinas Perumahan dan Pemukiman Provinsi Jawa Barat dan Raziras Rahmadillah Plt Direktur Dekonsentrasi Tugas Pembantuan dan Kerjasama Kemendagri.
Berdasarkan data yang diterima Dialog berikut Profil singkat Asmawa Tosepu :
Nama lengkap : Asmawa Tosepu, AP, MSi
Tempat lahir : di kota Kendari, Sulawesi Tenggara
Tanggal lahir : 15 Oktober 1974.
Riwayat Pendidikan : D3 Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) tahun 1977
Riwayat Jabatan
- Kepala Pusat Data dan Informatika Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri)
- Kepala Biro Umum Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri)
- Pj Wali kota Kendari, Sulawesi Tenggara, sejak 10 Oktober 2022 dan berakhir Rabu, 27 Desember 2023
Itulah informasi Pj Bupati Bogor yang akan ditunjuk Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian, menggantikan Iwan Setiawan yang masa tugasnya berakhir pada 30 Desember 2023.(Rizky)
