Jakarta, hariandialog.co.id.- “Pemerintah sudah seharusnya
membuat control atau pengawasan terhadap perusahaan perhotelan akan
isi atau status kamar hotel khususnya di hari-hari libur,” ungkap
Hijratul di Parapat, Danau Toba, Sabtu, 28 Juni 2025.
Ungkapan Hijratul itu, karena dirinya bersama
keluarganya ingin berliburan ke Parapat, Danau Toba, Sumarera Utara.
“Seminggu yang lalu, tepatnya 20 Juni 2025 sudah diputuskan bersama
keluarga akan berliburan ke Parapat dan memesan tiket pesawat. Dengan
jumlah 16 orang semuanya ada ditemukan set di Traveloka dan juga tiket
dot.com juga sama halnya. Masih tersesia set atau bangku pesawat,”kata
Hijratul warga Bumi Serpong Damai (BSD) Tangerang Selatan
Namun, untuk akomodasi kamar hotel ketika dicari kamar
melalui Traveloka, Agoda, Trip.Com, untuk menginap di Khas Hotel
semuanya dijawab biro perjalanan tersebut “penuh kamar”, “tidak ada
lagi kamar kosong”. Itulah jawaban yang di dapat Hijratul ketika
menghubungi biro perjalanan tersebut.
Tapi, karena Hijratul ingin tetap menginap bersama
keluarganya di Khas Hotel dahulu Inna Tour, berusaha menghubungi
langsung via telepon dan ternyata kamar masih tersedia. “Yah kita
langsung pesan dan bayar melalui transfer. Kita bersikeras mau
menginap di Khas hotel karena tempat penginapan tersebut dipinggir
danau anak anak bisa berenang dan pemandanannya cukup bagus,” jelas
Hijratul yang berprofesi sebagai pengacara itu.
Ketika Hijratul mempertanyakan hal itu kepada pihak
Khas dengan jujur dijawab, pihak hotel tidak sepenuhnya menyerahkan
kapasitas hotel kepada pihak biro perjalanan baik Traveloka, agoda dan
lain – lain. “Kami hanya menyerahkan 60 persen kamar untuk dijual oleh
biro perjalanan. Sisanya kami jual sendiri. Alasan diantaranya harga
melalui travel pasti sama tapi pihak perusahaan memotong komisi
hingga 20 persen. Jadi kalau langsungkan utuh kepada kami pengusaha
penginapan ini,” kata petugas hotel Khas Parapat ditirukan oleh
Hijratul.
Untuk itu, pihak managamen Khas Hotel memberikan kartu
nama Perusahaan bila ingin menggunakan akomodasi penginap silakan
langsung menghubungi. “Ini nomor telepon Khas hotel,” sebut petugas
hotel sambil memberikan kartu nama, aku Hijratul. (salim-01).
