
Indramayu,hariandialog.co.id.Polisi menggelar rekonstruksi kasus pembunuhan satu keluarga di Jalan Siliwangi, Kelurahan Paoman, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat. Rekonstruksi digelar di Lapangan Futsal Mapolres Indramayu, Rabu (12/11/2025).
Dua tersangka, Ririn Rifanto (35) dan Prio Bagus Setiawan (29), dihadirkan langsung dalam rekonstruksi tersebut. Sementara peran korban dan saksi diperankan oleh pemeran pengganti, termasuk korban bayi berusia delapan bulan yang digantikan dengan boneka.
Sebanyak 90 adegan diperagakan oleh kedua pelaku. Salah satu adegan yang menyita perhatian adalah saat pelaku memperagakan aksi keji menenggelamkan bayi ke dalam bak kamar mandi.
“Korban balita sempat menangis, lalu ditenangkan oleh pelaku dengan diberi susu oleh tersangka P,” kata Kasat Reskrim Polres Indramayu, AKP Muchammad Arwin Bachar, di lokasi.
Ironisnya, meski sudah ditenangkan, bayi tersebut tetap dihabisi oleh pelaku. Arwin menyebut, korban dibawa ke kamar mandi dan ditenggelamkan hingga meninggal dunia.
Urutan Pembantaian
Menurut Arwin, aksi brutal itu dimulai dari korban Budi Awaludin (45), lalu ayahnya, H Sahroni (75).
“Korban Sahroni dihabisi saat sedang menonton YouTube yang berisi konten mengaji,” ujarnya.
Selanjutnya, pelaku menyerang Euis Juwita Sari (43) dan anaknya RK (7) di kamar. Semua korban dibunuh menggunakan palu yang telah disiapkan pelaku dari rumah.
“Baru yang terakhir dihabisi korban yang balita,” tambah Arwin.
Usai membunuh seluruh korban, kedua tersangka menyeret jenazah ke halaman belakang rumah dan menguburnya dalam satu lubang secara berjajar dan bertumpuk.
Arwin menjelaskan, pembunuhan ini diawali oleh tersangka P, kemudian diikuti oleh R. Dari hasil rekonstruksi, urutan kejadian masih sesuai dengan keterangan dan bukti yang ditemukan sebelumnya.
“Belum ada fakta baru, semuanya masih sama dengan hasil penyidikan awal,” ungkapnya.
Kasus pembunuhan ini terjadi di rumah dua lantai milik korban di Jalan Siliwangi Nomor 52, Kelurahan Paoman, pada Rabu (29/8/2025).(Dadang).
