
Pimpinan Ponpes Banuraja merangkap Ketua Yayasan KH.Achmad Badrul Munir.
Bandung Barat,harindialog co.id
Yayasan Pondok Pesantren Banuraja merupakan lembaga pendidikan swasta Islam berdiri sejak Tahun 1950 di rintis dari kakek, Ayah dan saya generasi ke tiga selaku Ketua Yayasan “KH. Achmad Badrul Munir, M.Ag. M.M. berlokasi di Desa Pangauban,Kecamatan Batujajar,Kabupaten Bandung Barat (KBB) ,Provinsi Jawa Barat.
Sekarang mengembangkan program yayasan ,selain dari pada pesantren salafiyah. di kembangkan dengan sistem modern dengan Pendidikan formal mulai dari RA (Raudhatul Athfal) jenjang pendidikan anak usia dini yang setara dengan Taman Kanak-kanak, MI (Madrasah Ibtidaiyah) jenjang pendidikan dasar yang setara dengan Sekolah Dasar, MTS (Madrasah Tsanawiyah), jenjang pendidikan formal ,yang setara dengan Sekolah Menengah Pertama dan MA (Madrasah Aliyah) jenjang pendidikan setara SMA dan semua khusus nya madrasah MTS dan MA ,ada penambahan lagi untuk mondok di Pesantren.
Program-program unggulan bukan hanya pendidikan pembelajaran formal secara umum. Ada kitab kuning karena ciri khas Pondok Pesantren termasuk Tahfidz Qur’an Nul Karim 30 Juz.” Ujar KH.Achmad Badrul Munir ( 12/9/2025 ) Juma’at pagi di Yayasan.
“Alhamdulillah selama ini sudah mulai banyak alumni yang lulusan dari Pondok pesantren Banuraja, mengembangkan pendidikan di luar pondok pesantren di tempat masing-masing. Pondok pesantren Banuraja dimulai RA, MI dan MTS mempunyai Santri sekitar 700 Santri dan Santriwati terdiri dari yang mondok 400 orang. Yg 300 itu RA dan MI ,belum masanya untuk mondok dan kebanyakan domisili RA dan MI dekat dari lingkungan Pondok Pesantren.”ucapnya.

Asrama rusunawa Ponpes Banuraja
Ia menuturkan” untuk MTS dan MA wajib mondok karena mereka datang dari luar kota , bahkan luar Provinsi diantaranya Sumatra . Ponpes Banuraja“Alhamdulillah” sekarang lagi melakukan pembangunan, hasil karya sendiri tidak ada bantuan dari Pemerintah dan sudah lama kami tidak mendapatkan bantuan apapun.
Kebutuhan ruang kelas ,kami penuhi beserta guru dan pengurus Yayasan berpikir untuk melanjutkan pembangunan yang sudah lama terbengkalai, dengan kemampuan seadanya uang yg ada pada kami. Dan beberapa ruang kelas yg harus segera di rehab/renofasi ,karena kondisinya yang sudah mulai rapuh.Apalagi sekarang masuk musim penghujan takut roboh dan membahayakan peserta didik dan guru pendidik.”Ujarnya.
Mudah-mudahan tempat yg kami bangun walaupun belum selesai bermanfaat untuk mereka dan bisa menunjuang Pendidikan untuk anak-anak semua.
Jumlah Kelas MI ada 6 kelas, di tambah 1 ruang guru dan 1 ruang Kepala Sekolah dan Perpustakaan. Sementara untuk MTS, ada dua Rombongan Belajar (Rombel) ada 8 kelas. Kekurangan untuk MA karena yg dibutuhkan 6 kelas tapi baru ada 3 kelas. Dengan adanya penambahan ruang kelas baru mereka bisa tertampung. Utuk semetara diberlakukan Kelas siang.

Lapangan Komplek Pondok Pesantren Banuraja Banuraja Sering digunakan kegiatan hari besar ke Agamaan.
Untuk Laboratorium dan ruang IPA belum ada. Ruang BLK (Balai Latihan Kerja) di pakai untuk bersama.
Jumlah tenaga pendidik 40 orang dari keseluruhan. Untuk lahan masih luas masih bisa di bangun untuk ruang kelas. Harapannya dapat bantuan dari pemerintah Kabupaten, Dinas Pendidikan ataupun Kementerian Agama berharap ada perhatian dan dukungannya untuk penambahan pembangunan ruang kelas baru dan sarana prasarana” pungkas KH.Achmad Badrul Munir.(Nagon )
