Jakarta, hariandialog.co.id.- PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
(BTN) dan PT Jalin Pembayaran Nusantara (Jalin) melakukan seremony
dimulainya roll out Virtual ATM sebagai bagian dari milestone untuk
memperluas jangkauan nasabah BTN serta menghadirkan kenyamanan dalam
bertransaksi melalui platform ATM.
Konsep Virtual ATM ini diperkenalkan oleh Jalin sebagai
salah satu roadmap digital untuk mendukung anggotanya, terutama
Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) dalam menghadirkan pengelolaan
jaringan ATM yang lebih terkoneksi secara luas, efisien, serta
memberikan kenyamanan dalam bertransaksi kepada masyarakat.
Direktur Utama Jalin Boyke Yurista mengungkapkan, virtual
ATM sendiri bukan sebagai terminologi menggantikan peran mesin yang
sudah ada, namun menekankan pada solusi penggunaan teknologi ATM yang
memungkinkan Bank melayani nasabah dengan tetap mempertahankan user
experience walaupun sedang berada di platform ATM Bank yang berbeda.
“Teknologi virtualisasi menu ATM ini juga tetap memberikan
kesempatan berkompetisi yang sehat diantara member dengan memperkaya
fitur melalui sharing platform di mesin-mesin ATM serta secara
bertahap akan diimplementasikan di mesin CDM dan CRM,” ujar Boyke
dalam keterangannya, Senin (28/3) seperti ditulis kontan.
Berdasarkan data Bank Indonesia (BI), hingga Februari 2022
peredaran uang kartal mencatatkan nilai mencapai Rp 796,1 triliun.
Nilai tersebut dikontribusikan atas aktivitas kebutuhan uang kartal
masyarakat ketika momentum long weekend pada akhir bulan tersebut.
Adanya kebutuhan masyarakat untuk menggunakan uang kartal
yang masih bertumbuh secara positif, menjadikan layanan Anjungan Tunai
Mandiri (ATM) masih perlu dikembangkan lebih jauh. “Kebutuhan
masyarakat saat ini terhadap penggunaan uang kartal masih tinggi. Ini
jadi acuan kami untuk mengembangkan sistem dan layanan ATM BTN yang
akan menerapkan teknologi terbaru dan standar keamanan terkini
nantinya, sehingga mengakomodir kebutuhan masyarakat yang ingin
bertransaksi baik secara tunai dan non tunai,” ungkap Boyke.
Sementara Direktur IT dan Digital Bank BTN Andi Nirwoto
menjelaskan, dengan personalisasi tampilan sesuai standar Bank BTN
akan membuat nasabah perseroan semakin mudah menggunakan ATM yang
dikelola oleh Jalin.
Dia bilang, BTN memastikan tampilan layar yang familiar dan ringkas
sehingga nasabah dapat dengan mudah menggunakan ATM yang dikelola oleh
Jalin.
Adanya kolaborasi ini, lanjut Andi, juga sejalan dengan
upaya perseroan mengembangkan layanan dalam ekosistem digital Bank
BTN. Hingga kini, Bank BTN tercatat telah memiliki layanan mobile
banking, internet banking, www.btnproperti.co.id,
www.rumahmurahbtn.co.id, hingga aplikasi smart residence.
BTN merupakan member pengguna pertama dari modul Virtual
ATM yang ditawarkan oleh Jalin kepada seluruh member. Layanan
pengelolaan end-to-end yang diberikan oleh Jalin tentunya akan
memberikan nilai efisiensi proses agar member dapat fokus
mengembangkan layanan di sektor bisnis lain yang berdampak pada
kemudahan transaksi kepada nasabah. “Kick Off ini diharapkan menjadi
penanda serta komitmen bagi kedua belah pihak dalam rangka mewujudkan
langkah besar kami untuk menjadikan Jalin sebagai The National Digital
Highway yang menghubungkan masyarakat luas dengan ekosistem finansial
maupun non finansial,” tutup Boyke. (diah).
