
Denpasar–hariandialog.co.id – Indosat Ooredoo Hutchison (IOH ) Menyambut Perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru ( 2026 ) telah mempersiapkan kekuatan jaringan agar masyarakat pengguna produk Indosat bisa menikmati jaringan Indosat dengan kegembiraan masa libur Natal & Tahun dengan kegembiraan.Indosat memprediksi lonjakan trafik data selama periode Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025 mencapai 17 persen dibandingkan hari normal.
Bali seperti tahun tahun sebelumnya diproyeksikan salah satu daerah dengan daya tarik pariwisatanya,dengan peningkatan trafik tertinggi seiring melonjaknya aktivitas pariwisata dan digital.
EVP Head of Circle Java Indosat Ooredoo Hutchison, Fahd Yudhanegoro,kepada Media update Indosat di Sanur Bal,Sabtu (13/12/2025), menyebut, Sebagai daya tarik tujuan wisata, Bali menjadi pusat perhatian karena secara nasonal berperan sebagai motor penggerak pariwisata akhir tahun.Arus wisatawan dalam dan luar negeri diperkirakan meningkat signifikan. Indosat telah ini mengoperasikan sekitar 7.800 BTS di wilayah Bali dan Nusa Tenggara.Penguatan jaringan difokuskan di kawasan wisata Canggu, Ubud, Lombok, dan destinasi unggulan seperti Bedegul, Nusa Dua dan lainya. .
Iandosat,kata Fahd melihat tren peningkatan trafik Nataru tahun 2025 lebih positif dibandingkan tahun sebelumnya, dengan membaiknya kondisi ekonomi nasional.Dari Data historis, trafik saat Lebaran dan tahun baru selalu naik, “ Kami prediksi tahun ini sekitar 17 persen karena kondisi ekonomi lebih baik,juga pergerakan wisatawan meningkat,” ujar Fahd.
Selain wisata , peningkatan trafik didorong lonjakan konsumsi layanan digital, platform berbasis video flatfom media sosial, Platform video dan pendek diperkirakan berkontribusi utama kenaikan trafik data selama libur Nataru.konsumsi digital , khususnya video meningkat drastis focus utama Indosat salah satu persiapan jaringan yang sangat vital,“ Ujar Fahd.
Untuk itu, Indosat Ooredoo Hutchison mengandalkan teknologi Artificial Intelligence (AI) untuk menjaga kualitas jaringan selama periode Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025, khususnya di wilayah Bali dan Nusa Tenggara.
AVP Head of Technology Region Bali Nusra Indosat Ooredoo Hutchison, Mardiono Eko Prayitno, mengatakan AI digunakan untuk memprediksi lonjakan trafik hingga tingkat BTS berdasarkan data historis lima tahun terakhir
Mardiono menegaskan, Indosat saat ini, tidak lagi mengandalkan perhitungan manual. Tetapi sudah memanfaatkan, AI mempelajari pola trafik Nataru yang sebelumnya memprediksi kebutuhan per-BTS lebih cepat dan akurat,“ Teknologi IA memungkinkan jaringan melakukan optimasi otomatis, termasuk redistribusi trafik antar BTS serta pemulihan mandiri (auto-healing) jika terjadi gangguan, tanpa disadari pelanggan, “ jelas Mardiono Eko Prayitno. .( NL )
