Jakarta, hariandialog.co.id.- Polisi menyebutkan bahwa pihaknya akan
memanggil dan memeriksa pihak Bank CIMB Niaga, yang menjadi tempat
kerja BS selaku tersangkaperampokan bank sebuah kawasan Fatmawati,
Cilandak, Jakarta Selatan beberapa waktu lalu. “Pelaku dari bank
swasta, bank CN dan tentunya semua pihak yang diduga ada kaitannya
maupun yang terlibat dalam peristiwa tersebut akan kami mintai
keterangan,” ujar Kapolres Jakarta Selatan, Kombes Budhi Herdi
Susianto, Senin (18-04-2022).
Menurutnya, BS merupakan petinggi HRD di bank swasta
tersebut, yang mana dirinya memiliki gaji bulanan sebesar Rp60 juta.
Polisi juga bakal mendalami apakah ada pihak lainnya yang terlibat
dalam dugaan perampokan tersebut meski sejauh ini BS merupakan pelaku
tunggal. “Alasannya karena memang pelaku ini terlilit utang ya,” kata
Kapolres seperti ditulis okenews.
Adapun aksi percobaan perampokan itu dilakukan pelaku
pada Selasa, 5 April 2022 lalu, sekitar pukul 14.30 WIB di Jalan
Fatmawati, Cilandak, Jakarta Selatan. Saat itu pintu Bank BJB akan
ditutup karena sudah melewati jam operasional.
Pelaku datang seorang diri menggunakan Daihatsu Xenia dan
langsung masuk ke dalam bank serta mengeluarkan senjata yang
belakangan diketahui airsoft gun.
Pelaku nekat merampok bank di bilangan Fatmawati karena terlilit utang
sebesar Rp 1,5 miliar dari seorang kenalannya D.
Aksi perampokan itu juga diinspirasi dari film Money Heist
yang ditonton pelaku hingga akhirnya pelaku mempersiapkan sejumlah
peralatan, seperti pisau lipat, petasan asap, alat kejut, tali ties
hingga airsoft gun. (hantob)
