
Denpasar, hariandialog.co.id – Kepala Kantor Perwakilan Bursa Efek Inodnesia ( BEI ) atau IDX Bali.I Gusti Agus Andiyasa mengatakan,Kondisi Ekonomi Global Berpengaruh terhadap Pasar Modal Indonesia ( PMI ) yang tidak terlepas dari dinamika ekonomi dunia, seperti konflik geopolitik kenaikan harga minyak dunia perkembangan teknologi, terutama industri semikonduktor;kebijakan bank sentral di berbagai negara.Seluruh faktor tersebut memengaruhi arus investasi, aktivitas ekonomi, hingga pergerakan pasar modal Indonesia.
I Gusti Agus Andiyasa menjelaskan haal ini dalam Workshop Wartawan Daerah Bali Tahun 2026 , Jum,at ( 31/ 7 ) membahas Update Market, di Kantor Perwakilan BEI Bali, Renon Dempasar.
I Gusti Agus Andiyasa menyebut, Pemerintah bersama Bank Indonesia berupaya menjaga stabilitas ekonomi melalui kebijakan fiskal dan moneter agar kepercayaan investor tetap terjaga.dengan Reformasi Regulasi Pasar Modal BEI bersama OJK terus melakukan berbagai pembaruan regulasi untuk meningkatkan transparansi dan kepercayaan investor
Ia menyebut Beberapa perubahan antara lain:peningkatan keterbukaan informasi perusahaan;perubahan ketentuan pelaporan pemegang saham besar, dari sebelumnya di atas 5% menjadi di atas 1%;penguatan tata kelola perusahaan;peningkatan perlindungan investor Menurut pemateri, kolaborasi seluruh pelaku pasar menjadi kunci pertumbuhan pasar modal 3. Ekosistem Pasar Modal Indonesia
“ Terdapat tiga Self Regulatory Organization (SRO), yaitu Bursa Efek Indonesia (BEI);KPEI (Kliring Penjaminan Efek Indonesia) KSEI (Kustodian Sentral Efek Indonesia).Sedangkan OJK bertindak sebagai regulator yang mengawasi seluruh industri jasa keuangan, “ Gusti Agus Andiyasa .
Agus menjelaskan, Perkembangan Bursa Efek Indonesia ada beberapa poin jumlah perusahaan tercatat di BEI terus bertambah;terdapat perusahaan baru yang melakukan IPO;kapitalisasi pasar dan nilai transaksi harian menunjukkan tren yang terus berkembang meskipun dipengaruhi kondisi ekonomi global.5. Investor Indonesia Terus bertambah yakni jumlahnya meningkat dalam beberapa tahun terakhir.
Peningkatan antara lain sekitar 54% investor berusia di bawah 30 tahun generasi muda menjadi kelompok investor terbesar;meskipun meningkat, jumlah investor masih relatif kecil dibanding total penduduk Indonesia sehingga potensi pertumbuhan masih sangat besar.Karena itu, BEI memperluas program literasi dan edukasi pasar modal.6. Mengenal Produk Investasi.
8 Strategi Berinvestasi
Selain saham, masyarakat juga dikenalkan dengan berbagai instrumen investasi lain, seperti:reksa dana; ETF obligasi instrumen pasar uang Masing-masing memiliki karakteristik risiko dan potensi keuntungan yang berbeda 7. Indeks Saham..Fungsi indeks sebagai acuan kinerja pasar.Contoh yang dibahas adalah LQ45, yaitu kumpulan 45 saham dengan likuiditas tinggi dan fundamental baik indeks lain yang menjadi acuan investor dalam menyusun portofolio.
Ada 8.Strategi Berinvestasi Pesan utama yang disampaikan, yakni tentukan terlebih dahulu tujuan investasi;sesuaikan pilihan instrumen dengan jangka waktu investasi jangan membeli saham hanya karena mengikuti tren;pahami risiko sebelum berinvestasi.Investor juga dianjurkan memanfaatkan aplikasi sekuritas resmi yang telah berizin OJK.dan. Pentingnya Literasi Keuangan
Disisi lain, BEI menilai media memiliki peran penting meningkatkan literasi keuangan masyarakat Melalui pemberitaan akurat, masyarakat diharapkan semakin memahami manfaat pasar modal sebagai alternatif investasi maupun sumber pendanaan perusahaan.
Dalam workshop beberapa isu sempat dibahas diantaranya factor yang memengaruhi pergerakan harga saham,strategi memilih instrumen investasi sesuai tujuan keuangan;cara menyampaikan informasi pasar modal secara benar kepada masyarakat;pentingnya konsistensi kebijakan pemerintah dalam menjaga kepercayaan investor;pemanfaatan pasar modal sebagai sumber pembiayaan pembangunan dan pertumbuhan ekonomi.
Menurut I Gusti Agus Andiyasa , mrnilai berita yang paling kuat justru bukan penjelasan teknis tentang saham, melainkan beberapa isu, Saat ini tercatat 54% investor Indonesia didominasi generasi muda. BEI terus memperkuat literasi pasar modal karena jumlah investor masih kecil dibanding jumlah penduduk Reformasi aturan pasar modal untuk meningkatkan transparansi dan perlindungan investor Kondisi ekonomi global (harga minyak, kebijakan bank sentral, geopolitik) masih menjadi faktor utama yang memengaruhi pasar modal Indonesia. ( NL )
