Majalengka, hariandialog.co.id – Bupati Majalengka, Dr. H. Karna Sobahi, M.M.Pd., melantik 64 orang Kepala Desa terpilih hasil Pilkades Serentak tanggal 27 Mei 2023 bertempat di Pendopo Gedung Negara Majalengka, Senin (07/08)
Bupati mengucapkan selamat kepada para Kepala Desa yang pada hari ini dilantik.dengan tema Konsep Desa membangun Desa yang di intruksikan oleh Presiden RI merupakan strategi pembangunan yang dijalankan saat ini harus dimulai dari Desa, konsep Desa membangun menuntut keadaan dimana para Kepala Desa sebagai pimpinan di Desa untuk ada inisiatif, kreatif dan juga inovatif.
Sehingga para Kepala Desa diharapkan dapat menjalankan dua konsep tersebut yang muaranya pada bagaimana menciptakan kesejahteraan masyarakat di Desa, selain itu agar dapat menselaraskan pembangunan Desa dengan Pembangunan Kabupaten, sehingga hasil pembangunan dapat dirasakan mamfaatnya oleh masyarakat.
Menurut Karna,harus ada program kebijakan yang menanti para Kepala Desa untuk segera dilaksanakan, yaitu kebijakan tentang Pemberdayaan Masyarakat dengan programnya “Padat Karya Tunai”.Pemkab Majalengka menyiapkan dana kurang lebih sekitar
Rp. 68 Miliyar Rupiah untuk program ini yang akan di laksanakan di 330 Desa dan 13 Kelurahan dengan tiap Desa mendapat kurang lebih 200 juta rupiah, dengan program tersebut Desa diwajibkan untuk memberdayakan dan melibatkan seluruh lapisan ⁸ masyarakat di Desanya.
“Dengan program Padat Karya Tunai, masyarakat di Desa tersebut akan terbantu secara ekonominya dan diberdayagunakan mendapat pekerjaan dan mendapat upah, serta pembangunannya pun dirasa akan sangat bagus hal tersebut tentunya berdampak baik kepada hasil dari pembangunan Desa tersebut, ucap Bupati.
Bupati berpesan kepada para Kepala desa yang baru dilantik agar menjadi pemimpin yang amanah, adil dan bijaksana bagi masyarakat, jadilah pemimpin yang bisa merangkul semua kalangan, jangan ada lagi pertentangan setelah pemilihan. Kuwu yang telah dilantik diharapkan bisa menyatukannya seluruh masyarakat di desanya.pungkas mantan wabup Majalengka ini. (ayub)
