Jakarta, hariandialog.co.id.- — Presiden Prabowo Subianto
melanjutkan lawatan kenegaraan dari New York, Amerika Serikat menuju
Ottawa, Kanada. Ia bertolak dari Bandara Internasional Jhon F.
Kennedy, New York, Amerika Serikat pada Rabu (24/9) waktu setempat.
Prabowo menghadiri rangkaian Sidang Majelis Umum ke-80 Perserikatan
Bangsa-Bangsa (PBB) selama kunjungan kerjanya di New York. Ia juga
menyampaikan pidato perdana di forum internasional itu. “Saya kira ini
suatu kehormatan. Saya bisa bicara termasuk dikasih urutan yang
terhormat ya. Habis Brazil yang selalu nomor satu. Amerika yang selalu
nomor dua. Baru kasih kesempatan kepada Indonesia, saking menghormati
Indonesia, menghargai Indonesia,” ujar Prabowo melalui keterangan yang
dikutip dari Antara.
Prabowo menegaskan panggung PBB digunakan untuk menyuarakan
sikap Indonesia yang konsisten mendorong perdamaian dunia.
“Alhamdulillah saya menggunakan panggung itu untuk menyampaikan sikap
kita, sikap Indonesia. Terutama mendorong penyelesaian konflik di
semua tempat, tapi yang paling utama bagi kita tentunya adalah jeritan
penderitaan rakyat Gaza,” terangnya.
Prabowo mengungkapkan banyak negara memberikan respons
positif atas sikap Indonesia yang tegas namun seimbang.
Menurutnya, pandangan Indonesia dianggap realistis oleh para
pemimpin yang hadir dalam forum tersebut.
Dalam lawatannya di Negeri Paman Sam, Prabowo juga
mengikuti Konferensi Internasional Tingkat Tinggi untuk Penyelesaian
Damai atas Masalah Palestina dan Implementasi Solusi Dua Negara di
Majelis Umum PBB serta menghadiri Multilateral Meeting on the Middle
East atas undangan Presiden AS Donald Trump.
Presiden Prabowo juga mengadakan pertemuan bilateral dengan
Sekretaris Jenderal PBB António Guterres. Ia juga bertemu tokoh
filantropi dunia sekaligus pendiri Gates Foundation, Bill Gates, dan
menganugerahkan tanda kehormatan atas dedikasinya yang luar biasa bagi
kesejahteraan umat manusia, tulis cnni. (tob-01)
