
Semarang, hariandialog.co.id.- Di tengah kenaikan harga BBM, tim
kendaraan hemat energi Antawirya
Undip berhasil menciptakan mobil dengan efisiensi energi
tinggi yang membawa nama Indonesia ke Shell Eco Marathon (SEM) Global
Championship 2027.
Mengenal Antawirya, Tim Kendaraan Hemat Energi Undip
Tim Antawirya Undip berdiri pada tahun 2013 di bawah naungan
Departemen Teknik Mesin Universitas Diponegoro dan sejak saat itu
berkutat pada pengembangan kendaraan hemat energi.
Nama Antawirya sendiri diambil dari nama kecil milik Pangeran
Diponegoro yang menggambarkan jiwa keberanian, pengabdian, dan
semangat pantang menyerah.
Jiwa tersebut menjadi pondasi utama bagi tim dalam
melahirkan inovasi teknologi kendaraan masa depan yang serba efisien,
hemat daya, serta berkonsep berkelanjutan.
Dua Karya Hemat Energi Antawirya Undip: Rondhan ICE dan
Rondhan EV
Saat ini, Tim Antawirya Undip sedang berfokus pada pengembangan
dua tipe kendaraan prototype, yaitu Rondhan Internal Combustion Engine
(ICE) dan Rondhan Electric Vehicle (EV).
Pada kompetisi SEM, Qatar
2026 lalu, Rondhan ICE mampu menembus efisiensi penggunaan BBM
hingga 1.090,18 km/L (melebihi jarak Jakarta-Surabaya). Sementara itu,
Rondhan EV mampu mencapai tingkat efisiensi 745,29 km/kWh, yang
mana dapat melaju lebih jauh dari jarak Jakarta ke Yogyakarta dalam
sekali pengisian baterai.
Ajang Inovasi Hemat Energi melalui Shell Eco-marathon dan KMHE
Guna menguji keunggulan inovasi kendaraan Rondhan tersebut,
Antawirya aktif berlaga di ajang Kompetisi Mobil Hemat Energi dan Shell
Eco-marathon (SEM). Shell Eco Marathon (SEM) merupakan kompetisi
mobil hemat energi tingkat internasional yang diselenggarakan oleh Shell
sebagai tempat berbagai tim berlomba mencapai efisiensi bahan bakar
tertinggi. Shell Eco Marathon sendiri diselenggarakan di berbagai
kawasan di dunia, seperti kawasan Asia Pasifik, Timur Tengah, Amerika,
dan Eropa.
Pada ajang SEM Qatar 2026, Antawirya berhasil menduduki
Juara 4 untuk kategori Prototype Internal Combustion Engine (ICE) dan
Juara 2 pada kategori Prototype Battery Electric (EV). Hasil manis
tersebut meloloskan Antawirya sebagai salah satu dari empat wakil
Indonesia yang melaju ke Shell Eco-marathon Global Championship 2027
di Qatar.
Tak hanya di ranah global, Antawirya juga aktif dalam Kontes Mobil Hemat
Energi (KMHE) tingkat nasional yang tahun ini diadakan di Universitas
Jember.
Pada KMHE 2025 sebelumnya, Tim Antawirya Undip sukses
menyapu bersih posisi Juara 1 di kategori Prototype Electric Vehicle
sekaligus Prototype Internal Combustion Engine.
Deretan Prestasi Antawirya Undip di Tingkat Nasional hingga
Internasional
Selain beberapa prestasi yang telah disebutkan, Tim Antawirya Undip
memiliki pencapaian lain yang konsisten dari tahun ke tahun, di antaranya:
SEM Asia Pacific & Middle East 2024:
● 3rd Place Urban Internal Combustion Engine
● 4th Place Prototype Battery Electric
● 2nd Runner Up Carbon Footprint Reduction
Kompetisi Mobil Hemat Energi (KMHE) 2024:
● 1st Place Urban Gasoline
● 2nd Place Prototype Battery Electric
SEM Asia Pacific & Middle East 2025:
● 1st Place Prototype Battery Electric
● 2nd Place Urban ICE
● 2nd Runner UP Technical Innovation
Kontes Mobil Hemat Energi (KMHE) 2025:
● 1st Place Prototype Gasoline ICE
● 1st Place Prototype Electric Vehicle
SEM Qatar 2026:
● 2nd Place Prototype ICE
● 4th Place Prototype EV
● Global Championship 2027 Qualifier
Pandangan Antawirya dalam Melangkah ke Depan
Lolosnya Antawirya ke Shell Eco-marathon Global Championship
2027 serta keberhasilan meraih dua gelar juara pertama di KMHE 2025
bukan sebatas deretan gelar semata. Capaian ini menjadi bukti bahwa
inovasi ciptaan mahasiswa Indonesia memiliki daya saing tinggi di
kancah dunia.
Lewat keikutsertaan di berbagai ajang mobil hemat energi,
Antawirya tidak hanya membawa nama Universitas Diponegoro dan Jawa
Tengah, tetapi juga menunjukkan semangat kolaborasi, kreativitas,
serta daya cipta
generasi muda. Harapannya, langkah ini menjadi pemicu lahirnya
teknologi kendaraan yang semakin efisien, ramah lingkungan, dan unggul
di tingkat nasional maupun internasional, (Gib-tob)
