
Batu Bara, hariandialog.co.id — Majelis Kedatukan Melayu Batu Bara melakukan audiensi dengan pimpinan DPRD Kabupaten Batu Bara, Selasa (21/04).
Pertemuan tersebut diterima oleh Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Batu Bara, Rodial dari Partai Keadilan Sejahtera, mewakili unsur pimpinan dewan.
Agenda utama audiensi adalah membahas rencana pembentukan Peraturan Daerah (Perda) yang mengakomodasi keberadaan Majelis Kedatukan Melayu Batu Bara.
Usulan tersebut dilandasi sejarah pembentukan Kabupaten Batu Bara yang berakar dari sembilan Kedatukan. Majelis ini disebut sebagai himpunan resmi dari kesembilan Kedatukan tersebut.
Ketua Majelis Kedatukan Melayu Batu Bara, Dato Setiawangsa II, menyampaikan bahwa pihaknya mengharapkan pelibatan Majelis dalam setiap pengambilan keputusan pemerintah daerah yang berkaitan dengan adat, budaya, dan kepentingan masyarakat.
“Tujuan utama dari upaya pembentukan perda ini salah satunya agar tidak terjadi dualisme. Siapa pun yang mengaku dan memang merupakan zuriat salah satu Kedatukan hendaknya bergabung dalam Majelis ini, bukan membentuk lembaga tandingan,” ujarnya.
Dato Setiawangsa II menambahkan, para zuriat Datuk perlu bersatu dan bersinergi dengan pemerintah daerah.
Menurutnya, kolaborasi tersebut penting agar Kabupaten Batu Bara dapat berkembang lebih baik, menjadi rujukan bagi daerah lain, serta menjamin kesejahteraan dan perlindungan masyarakat.
Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Batu Bara, Rodial, menyambut positif kehadiran para zuriat di gedung dewan. Ia menilai musyawarah antara legislatif dan lembaga adat perlu rutin dilakukan.
“Kami senang dengan kehadiran para zuriat. Kami memiliki keterbatasan dalam menjalankan tugas, sehingga kami berharap Majelis ini dapat menjadi perpanjangan tangan kepada masyarakat,” kata Rodial.
Sekretaris Majelis, Muhammad Rozali, menegaskan kesiapan lembaga adat tersebut untuk bermitra dengan pemerintah daerah. “Kami Majelis Kedatukan Melayu Batu Bara siap menjadi perpanjangan tangan pemerintah daerah demi kesejahteraan masyarakat Batu Bara,” tegasnya.
Audiensi turut dihadiri Wakil Sekretaris Raisha Ramadhan, Ketua Laskar Zuriat Muhammad Yusuf, Datuk Lima Puluh Wan Elfin, Datuk Bogak Datuk Zulham, Kabid Hukum Majelis Muhammad Zein, serta pengurus lainnya.
(Setiawangsa II)
