SOLO, hariandialog.co.i.- Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Solo
dan Wonogiri sempat tak disalurkan akibat keterlambatan pencairan dana
operasional.
Sejumlah dapur MBG bahkan menghentikan layanan sementara
pada Senin, 8 Juni 2026
Namun mulai Selasa, 9 Juni 2026, sebagian besar Satuan
Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) sudah kembali beroperasi dan
menyalurkan MBG kepada para penerima manfaat.
Di Kota Solo, distribusi MBG yang sempat berhenti sehari kini
kembali berjalan normal.
Lurah Kratonan, Pertiwi, mengatakan, warga penerima manfaat sudah
kembali menerima makanan bergizi sejak Selasa pagi. “Tadi pagi sudah
ada distribusi lagi,” jelasnya, Selasa, 9 juni 2026.
Menurut Pertiwi, penghentian distribusi hanya terjadi sehari
akibat dana operasional yang belum cair tepat waktu. “Senin sehari aja
(berhenti). Sabtu dibawa double dengan Jumat,” terangnya.
Pihak SPPG sebelumnya juga telah memberikan pemberitahuan
kepada warga terkait penghentian sementara distribusi MBG. “Ya sudah
ada pemberitahuan SPPG-nya. Ya sudah, kita tidak menyalurkan. Untuk
hari Minggu sebelumnya, pembagian sudah dilakukan pukul 08.00,”
tuturnya.
Di Kelurahan Kratonan terdapat 34 penerima manfaat yang
terdiri dari ibu hamil, ibu menyusui, dan balita. Jumlah tersebut
masih jauh di bawah usulan awal dari pihak kelurahan yang mencapai 155
sasaran penerima. “Sebenarnya, kami minta lagi. Tapi kemampuannya
segitu. Di list yang di awal didata 155 sasaran penerima. Namun yang
disetujui 34 penerima saja. Mungkin ada kuotanya,” katanya, tulis
tribune. (bagas-01)
