
Bintan, hariandialog.co.id – Kementerian UMKM mendorong penguatan keterhubungan sektor pariwisata dan UMKM agar pertumbuhan wisata di Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau, memberi manfaat ekonomi lebih luas bagi pelaku usaha lokal.
Komitmen itu disampaikan Staf Ahli Menteri UMKM Bidang Hukum dan Kebijakan Publik Reghi Perdana saat Kunjungan Kerja Reses Komisi VII DPR RI di Bintan, Rabu-Kamis (22-23/7/2026). “Hotel, resort, restoran, pusat oleh-oleh, hingga event menjadi ruang pemasaran yang semakin luas bagi produk UMKM lokal,” ujar Reghi.
Data Pemkab Bintan mencatat ada 55 hotel dan resort serta 219 destinasi wisata. Rinciannya: 131 wisata alam, 54 kuliner, 14 religi, 10 sentra cendera mata, 5 budaya, 3 pendidikan, dan 2 pertanian. Terdapat pula 223 pelaku usaha di 11 subsektor ekonomi kreatif.
Kunjungan wisatawan juga terus naik. Hingga Mei 2026, wisatawan mancanegara mencapai 109.090 orang, naik 38,5% dibanding periode sama tahun lalu. Wisatawan nusantara 339.425 orang, tumbuh 15,17%.
Reghi menegaskan, keberhasilan pariwisata tidak hanya dari jumlah wisatawan, tapi juga nilai tambah yang dinikmati masyarakat lewat UMKM. “UMKM harus tingkatkan kualitas produk, kapasitas, dan daya saing agar masuk rantai pasok industri pariwisata,” katanya.
Untuk itu, Kementerian UMKM memperluas program pemberdayaan: pendampingan, sertifikasi, akses pembiayaan, digitalisasi, pelatihan, inkubasi, hingga penguatan Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT) di Bintan.
Pada kesempatan itu, Bupati Bintan Roby Kurniawan mengapresiasi sinergi dengan DPR RI. Ia menyebut Pemkab fokus pada infrastruktur, promosi, SDM, dan destinasi berkelanjutan lewat program One Village One Destination, Event, Product, serta pemberdayaan Pokdarwis. “Kami optimistis pariwisata Bintan beri manfaat ekonomi lebih besar bagi masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Evita Nursanty menilai Bintan punya modal kuat sebagai destinasi kelas dunia. Selain alam dan lokasi strategis, ada budaya Melayu, ekonomi kreatif, dan UMKM. “Kami ingin wisatawan tidak hanya menikmati destinasi, tapi juga beli produk UMKM, kuliner khas, dan kenal budaya. Sehingga manfaat ekonomi dirasakan lebih luas,” kata Evita.
Turut hadir dalam kunjungan tersebut, Deputi Kreativitas Media Kemenekraf Cecep Rukendi, Asdep Pemasaran Mancanegara III Kemenpar Indera Dewantho, Wabup Bintan Deby Maryanti,serta Forkopimda Kabupaten Bintan. (zal)
