
Jakarta, hariandialog.co.id – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menegaskan kesiapannya menjadi daerah penyangga PON XXII 2028 yang dipusatkan di NTB-NTT. Jakarta menyiapkan anggaran Rp166 miliar untuk penyempurnaan venue serta infrastruktur pendukung.
Hal itu disampaikan Kepala Dispora DKI Jakarta Andri Yansyah dalam diskusi di Gedung KONI DKI, Kamis (30-07-2026).
“Penunjukan Jakarta sebagai daerah penyangga melalui Kepmen Nomor 129 Tahun 2024 merupakan langkah strategis. Dengan pengalaman Asian Games 2018 dan fasilitas lengkap, Jakarta siap mendukung suksesnya PON,” ujar Andri.
Sebanyak 17 cabang olahraga direncanakan dipertandingkan di Jakarta, antara lain akuatik, anggar, senam, menembak, balap sepeda, berkuda, tenis, squash, gulat, hingga rugbi. Venue yang digunakan di antaranya GBK, Jakarta International Equestrian Park, Velodrome Rawamangun, dan Danau Cincin.
Anggaran Rp166 miliar akan digunakan untuk pengecatan, peningkatan pencahayaan, pembaruan lintasan, serta renovasi toilet dan ruang atlet agar sesuai standar nasional.
Andri juga menyebut efek ekonomi PON akan besar. Sebagai gambaran, Jakarta International Marathon dua hari mampu menggerakkan ekonomi Rp694,3 miliar.
KONI DKI: Target Bukan Sekadar Menjadi Tuan Rumah
Ketua Umum KONI DKI Jakarta, Prof. Hidayat Humaid, menegaskan bahwa kesiapan Jakarta tidak hanya diukur dari kelancaran penyelenggaraan, tetapi juga dari keberhasilan membina atlet agar mampu mempertahankan tradisi prestasi ibu kota.
Menurutnya, KONI DKI terus menjalankan program pembinaan meski dilakukan secara bertahap menyesuaikan kondisi anggaran.
“Bagi kami, PON 2028 harus menghadirkan empat keberhasilan sekaligus, yakni sukses penyelenggaraan, sukses prestasi, sukses administrasi, dan sukses menggerakkan ekonomi masyarakat. KONI fokus menyiapkan atlet agar datang ke arena dengan kesiapan terbaik, sementara pemerintah memastikan seluruh sarana pendukung berjalan optimal,” ujar Prof. Hidayat.
Sementara Ketua Umum IKASI DKI Ghozi Zulazmi optimistis cabang anggar bisa kembali berjaya di hadapan publik sendiri. “Persiapan sudah kami lakukan lewat pembinaan berjenjang hingga uji tanding internasional,” tandasnya. (zal)
