
Jakarta, hariandialog.co.id – KONI DKI Jakarta memperkuat kolaborasi dengan Dispora DKI, DPRD, dan cabor untuk mengembalikan Jakarta sebagai juara umum PON 2028 di NTB-NTT.
Salah satu langkah awalnya adalah menjadi tuan rumah PON Pantai 2026 di Ancol, November mendatang. Ini kali pertama Jakarta menggelar ajang olahraga pantai berskala nasional hasil sinergi KONI Pusat, Pemprov DKI, KONI DKI, dan PT Pembangunan Jaya Ancol.
Ketua Umum KONI DKI Hidayat Humaid menegaskan PON Pantai bukan hanya soal prestasi. “PON Pantai juga harus menggerakkan ekonomi masyarakat dan UMKM di sekitar Ancol,” ujar Hidayat dalam press gathering “Bergerak Untuk Jakarta Juara”, Kamis (04-09-2026).
PON Pantai Ancol 2026 akan mempertandingkan 10 cabor dengan 11 disiplin: Akuatik, Basket 3×3, Voli Pantai, Handball Pantai, Layar, Modern Pentathlon, Rugby Pantai, Selam Laut, Teqball, dan Triathlon. Venue sudah disepakati di Pantai Festival, Beach Pool, Lagoon, dan BCIS.
Untuk memperkuat pembinaan, KONI DKI membentuk Satgas Pelatda yang akan memantau latihan dan evaluasi performa atlet secara berkala. “Hasil monitoring Satgas akan dievaluasi agar menghasilkan prestasi terbaik,” kata Sekum KONI DKI Aminullah.
Waketum V KONI DKI Anondo Eko menambahkan, promosi PON Pantai juga dimaksimalkan lewat medsos dan kolaborasi dengan cabor, atlet, hingga pelatih agar berdampak pada prestasi dan ekonomi.
Dengan PON Pantai sebagai pemanasan, KONI DKI optimistis “Bergerak Untuk Jakarta Juara” bisa terwujud di PON 2028. (zal)
