Pontianak, hariandialog.- – Dr Masyhudi, SH,MH, terpilih secara
aklamasi menjadi Ketua Umum Persatuan Menembak dan Berburu Seluruh
Indonesia (Perbakin) Kalbar masa bakti 2021-2025. Kepala Kejaksaan
Tinggi Kalimantan Barat ini terpilih pada Musyawarah Provinsi
(Musprov) ke 2 Perbakin Kalbar yang digelar secara virtual pada Sabtu
31 Juli 2021 di aula Kantor Walikota Pontianak.
Ketua Umum Pengprov Perbakin Kalbar Terpilih Dr Masyhudi
mengatakan dengan terpilih dirinya untuk memimpin Perbakin Kalbar
merupakan sebuah kepercayaan sekaligus amanah dalam pengembangan
maupun mengelola organisasi.
Saat di wawancara wartawan, Dr. Masyhudi mengaku sudah
lama menggeluti olahraga menembak dan saat bertugas di Kalimantan
Barat sebagai Kepala Kejati Kalbar dirinya pun sering berlatih bersama
dengan anggota Perbakin Kalbar.
Ia pun mengakui saat berlatih bersama di sejumlah lapangan
tembak, dirinya melihat Kalimantan Barat punya potensi besar di bidang
olahraga menembak yang atletnya bisa berlaga di kancah nasional bahkan
internasional. “Tentunya ini sesuatu hal pilihan kepercayaan dan
sekaligus amanah dari Perbakin kepada saya untuk mengembangkan dan
mengelola organsiasi Perbakin Kalbar, bahwa saya memang menggeluti
olahraga menembak sudah lama dan saya melihat Kalbar sangat potensi
untuk atlet menembaknya yang seharusnya bisa berlaga di level nasional
maupun internasional” ujarnya.
Menurut Masyhudi, Perbakin harus dikelola dengan baik
agar berdampak terhadap lahirnya atlet-atlet muda secara
berkesinambungan sehingga bisa diandalkan saat berlaga pada ivent
nasional dan membuat bangga daerah ini. Dia pun mengakui dirinya tidak
bisa bekerja sendiri dalam pengembangan olahraga menembak tanpa adanya
dukungan dari seluruh pengurus baik di tingkat provinsi maupun
kabupaten kota sehingga kekompakan dan kebersamaan harus selalu dijaga
sehingga program maupun visi misi Perbakin Kalbar bisa terlaksana
dengan baik.
Setelah terpilih Masyhudi sudah memiliki program jangka
pendek, jangka menengah dan jangka Panjang yang harus dilaksanakan
misalnya dengan animo olahraga menembak yang cukup tinggi di
Kalimantan Barat tetapi tidak diiringi dengan adanya sarana prasara
yang baik mulai dari lapangan tembak yang tidak ada maupun senjata dan
amunisi yang masih sangat kurang “Jadi tentunya ke depan ini menjadi
tanggung jawab saya dan pengurus untuk memberikan kemudahan sehingga
atlet bisa dapat dibina bisa mengembangkan akhirnya bisa menjadi atlet
berprestasi yang bisa berbicara di event nasional dan internasional,”
katanya
Ia juga mengatakan banyak program yang harus
dilaksanakan atau dikerjakan program jangka pendek, menengah dan
program jangka panjang Sarana prasana saat ini belum menunjang belum
adanya secretariat pengprov perbakin, lapangan tembak perbakin,
kurangnya senjata, amunisi dan alat penunjang lainnya, tak hanya itu
Perbakin juga harus di perkenalkan sebagai olahraga menembak, serta
mensosialisasikan tentang penggunaan, keamanan dan perizinan
kepemilikan senjata. “Ke sekolah-sekolah Untuk mencari atau membina
atlit menembak dari unsur TNI/Polri atau sipil dan masyarakat sipil,
dan Paling utama adalah konsolidasi demi kemajuan Perbakin Kalbar,
kedepankan persatuan, persaudaraan dan kekompakan,”katanya.
(tribun/bing).
