Jakarta, hariandialog.co.id.- Cawapres nomor urut 3, Mahfud Md
menghadiri acara silaturahmi dengan ulama se-Banten. Mahfud merespons
soal dukungan dari ulama kharismatik Banten, Abuya Muhtadi Dimyathi di
Pilpres 2024.
Mahfud dengan Abuya Muhtadi melakukan pertemuan pada
kesempatan ini namun secara tertutup. Setelah itu, Mahfud mengisi
dialog dengan para ulama. “Tadi beliau hanya mengatakan begini,
‘Pokoknya umat berhak memilih siapa pun silahkan. Tapi saya, ‘Abuya
Muhtadi bersama Mahfud Md dan Ganjar’, gitu tadi. Dan berkali-kali
dikatakan,” kata Mahfud kepada wartawan saat ditanya mengenai isi
pertemuannya di Padeglang, Banten, Rabu (13-12-2023).
Mahfud mengaku kunjungannya ke Pondok Pesantren Rodlotul
Ulum bukan yang pertama kali. Dia mengatakan bahwa Abuya Muhtadi
merupakan teman lamanya. “Abuya Dimyathi itu adalah teman saya lama,
sehingga ya banyak orang yang mau datang kesini ya pasti diterima
namanya kyai gitu ya. Pasti tamu siapapun diterima termasuk saya
diterima,” ujarnya.
Kemudian, Menko Polhukam itu menuturkan, semua yang datang
kepada seorang kyai pasti akan diterima. Namun, Mahfud mengaku dirinya
diterima dengan acara yang lebih khusus, mulai dari jamuan makan
berdua hingga diminta mengisi ceramah di Majelis Mudzakarah. “Tadi
saya pamitan dan mohon doa restu karena saya menjadi cawapres.
Silahkan saya bilang supaya rakyat dan umat dibimbing untuk memilih
calon yang terbaik. Semua sudah ada di meja untuk dipilih, silakan
pilih yang terbaik menurut syar’i,” tutur Mahfud.
Setelah itu, Mahfud berziarah ke makam ayah Abuya
Muhtadi, yakni Abuya Muhammad Dimyathi. Mantan Ketua MK itu mengatakan
pasti akan menyempatkan diri untuk mampir ke makam para ulama setiap
berkunjung ke ponpes. “Ke sini tentu saya ingin menambah energi
batiniah, energi rohaniah, kunjungan ke arwah-arwah para ulama besar
itu biasanya memberi kita kenyamanan dan kemantapan itu tradisi
Nahdlatul Ulama,” ungkap
Menurut Mahfud, dengan mengenang perjuangan para ulama
melalui ziarah, dia merasa mendapat energi untuk langkah-langkah
perjuangan berikutnya. “Mengenang perjuangan yang beliau yang sangat
tulus dan ikhlas. Kemudian memberi energi kepada langkah-langkah
perjuangan saya berikutnya,” pungkasnya. (dtc/red-01).
