
Bekasi, hariandialog.co.id – Ketua Umum Punguan Toga Siburian Boru/Bere (PTSB) se-Bekasi Raya, Rafles Siburian, menutup acara pembubaran panitia pesta syukuran Siburian Boru Bere se Bekasi Raya, yang telah dilaksanakan beberapa bulan lalu.
Selain acara pembubaran panitia, sekaligus juga acara rapat triwulan pengurus Siburian.
Acara tersebut digelar di gedung Graha Topas, Kecamatan Rawa Lumbu, Kota Bekasi, Minggu (15/9/2024).
Hadir dalam acara ini, Sekretaris Umum pak Mega Siburian, Bendahara amang Situmorang, penasehat Warman Siburian dan Parluhutan Siburian, serta para pengurus sektor.

Dalam kesempatan itu, Ketua panitia syukuran, Hemat Siburian, menjelaskan sejumlah laporan pemasukan dan pengeluaran keuangan yang diperoleh dari kegiatan tersebut. Dari alokasi awal anggaran sekitar Rp 213 juta, untuk pesta syukuran, setelah direvisi panitia menjadi, Rp 203.919.000.
Setelah dibacakannya laporan pertanggungjawaban keuangan oleh ketua panitia, justru masih mendapatkan saldo terakhir surplus sebesar Rp 24.919.000,.
Tak lupa, ia juga menyampaikan terima kasih kepada para ketua sektor dan sejumlah donatur yang telah berkontribusi, sehingga acara pesta syukuran Siburian tahun 2024 berjalan dengan sukses.
” Meskipun, ditengah ada banyak kritikan dan sudah setahun lebih direncanakan, Puji Tuhan, akhirnya kita bisa melaksanakan acara pesta syukuran dengan baik dan lancar,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Umum PTSB Bekasi Raya, Rafles Siburian, menyampaikan apresiasi yang setinggi- tingginya kerja sama yang telah dilakukan panitia dan berharap agar kepada para ketua sektor dan seluruh anggota yang hadir bisa menerima laporan pertanggungjawaban yang sudah disampaikan oleh ketua panitia acara dengan sukacita.

Di sela-sela acara tersebut, pengurus menerima kedatangan 2 orang dari sektor Bantar Gebang-Cilengsi. Mereka datang dengan sukacita, memperkenalkan diri untuk masuk menjadi anggota PTSB Bekasi Raya.
Selanjutnya, Ketum PTSB pun, langsung merespon dengan baik, kehadiran sektor Cilengsi untuk diterima dan disahkan menjadi sektor ke- 17, PTSB Bekasi Raya.
Menjelang sesi terakhir acara rapat triwulan ini, membahas mengenai rencana pemilihan pengurus baru PTSB, periode 2025-2028.
Selanjutnya, Ketum PTSB menanyakan hal tersebut, kepada pengurus sektor untuk dimintai tanggapannya.
Menurutnya, setiap pemilihan pengurus baru itu, pastinya akan banyak memakan biaya, waktu, dan tenaga. ” Oleh karena itu, karena saya basicnya energi hemat, ya, jadi saya lebih cenderung kita optimalisasikan lah efisiensi dan penghematan itu,” tutur Rafles.
Ibarat gayung bersambut, perihal periodesasi tersebut, langsung mendapat respon positif dari masing-masing sektor.yang hadir.
Akhirnya, secara aklamasi, dalam keputusan tersebut, dari sekitar 13 sektor yang hadir, seluruh pengurus sektor menyatakan puas atas kepengurusan selama ini.
Dukungan penuh diberikan kepada Ketum Rafles Siburian, yang dinyatakan sangat layak untuk melanjutkan kembali kepengurusan PTSB Bekasi Raya periode kedua. (Ram)
