
Humbahas, hariandialog.co.id.- Djuda Simanullang dan Pinus Simanullang sepakat membuat perjanjian menyewa tanah kebun kemenyaan milik Djuda Simanullang pada pada THN 1958.
Sesudah selesai mereka membuat surat perjanjian sewa kebun kemenyaan milik Djuda Simanullang,mereka mengelilingi batas-batas kebun kemenyaan milik Djuda Simanullang bersama anaknya yang bernama kaslin Simanullang.
Adapun alasan Djuda Simanullang mengikut sertakan anaknya kaslin simanullang untuk melihat dan mengetahui dengan pasti batas-batas tanah kebun milik mereka, supaya di tahun tahun mendatang agar dapat mengetahui degan jelas, batas-batas tanah kebun kemenyaan milik mereka yg sebenarnya.
Setelah selesai masalah itu, Djuda Simanullang dan anaknnya Kaslin Simanullang mereka pulang ke Dairi.
Pada thn 1964.Datanglah Simaringan anak dari pinus Simanullang mengantar sewa kebun kemenyaan itu ke Lae penonsoh Dairi, surat sewa kebun kemenyaan milik Djuda Simanullang yg pertama di tanda tangani Maringan Simanullang.
Pada tahun 1969 Djuda Simanullang bersama anaknya Kaslin Simanullang datang ke Siborboron meminta sewa 5 tahun kebun kemenyaan milik mereka, Maringan Simanullang memberikannya dan di tanda tangani sebagai alat bukti.
Pada tahun 1971.Djuda Simanullang orang tua kaslin simanullang telah meninggal dunia di kabupaten Dairi.
Pada thn 1980.kaslin Simanullang datang ke siborboron meminta sewa kebun kemenyaan mereka kepada Maringan Simanullang.
Maringan Simanullang memberikan sewa kebun kemenyaan mereka dgn biyaya sebar nilai 3 kg hasil kemenyaan.
Pada thn 1990.kaslin datang ke siborboron meminta sewa kebun kemenyaan mereka kepada Maringan Simanullang,
Maringan Simanullang memberikan sewa kebun kemenyaan mereka sebesar
3 kg.dgn alasan si Maringan bahwa pohon kemenyaan sudah banyak yg mati.
Pada thn 1990 Maringan Simanullang meminta kepada kaslin simanullang agar Menganti pohon kemenyaan dgn tanaman pinus dan ekaliptus nantinya pohon pinus dan ekaliptus akan di jual ke indorayon, bagi hasil, kaslin pun setuju.
Pada thn 2013 kaslin datang meminta sewa tanah mereka yg sudah di tanami pinus dan ekaliptus saudara Maringan Simanullang sudah meninggal dunia pada thn 2012 kata anaknya yg bernama Sahat Simanullang.
Kaslin meminta sewa tanah mereka ke pada anaknya yg bernama sahat Simanullang,sahat Simanullang menyatakan kepada kaslin simanullang bahwa sewa tanah kaslin simanullang dia tidak tau.(Diparsoada).
Pada thn 2014.
Keturunan Djuda Simanullang datang ke
siborboron untuk memperbaiki makam nenek (Opungnya) yg bernama Antar Simanullang (op.uman).
Bangunan makam tersebut berdiri kokoh di atas tanah milik mereka. yg sekarang dalam tahap perkara kepada keturunan Maringan Simanullang,yaitu Sahat Simanullang.
Pada thn 2017.
Kaslin simanullang mendirikan Rumahnya di atas tanah milik mereka.
Sesudah selesai rumah itu dibangun kaslin simanullang membuat pesta kekeluargaan dgn acara adat batak (mamongoti) pada waktu itu Sahat Simanullang membagikan parjambaran kepada semua yg di undang termasuk raja-jara adat.
Pada tgl 29 Agustus 2020.mereka keturunan Djuda Simanullang membuat perjanjian pembagian warisan tanah bekas kebun kemenyaan yg terletak di Siborboron.
Silsilah keturunan Djuda Simanullang sebagai berikut.
Anak 3.perempuan 4.
Nama anak yang pertama.
1.Nairing Simanullang
2.Justin Simanullang.
3.Tioria Simanullang.
4.Kaslin Simanullang.
5.kostan Simanullang.
6.Perderik Simanullang.
7.Riaman Simanullang.
Sejarah singkat ini di benarkan keturunan Djuda Simanullang.
1.Tioria Simanullang.
2.Riaman Simanullang.
3.Rosinta pane.Menantu Djuda Simanullang.
Sil-sila keturunan yg menyewa tanah milik Djuda Simanullang.
Pinus Simanullang.
Anaknya.
.Maringan Simanullang.
Anak Maringan Simanullang.
Sahat Simanullang.
Data ini saya salin dari sejarah singkat yg di tulis oleh:
kaslin Simanullang.
(S.Tarida lbn Gaol)
