Banjarmasin, hariandialog.co.id.- Mahkamah Agung melalui Wakil Ketua
Mahkamah Agung Bidang non Yudisial Prof.Dr. Suharto, S.H., M.Hum
melepas Ketua Pengadilan Tinggi Agama Banjarmasin Dr. Drs. H. Izzudin
HM, S.H., M.H yang telah mendarmabaktikan dirinya di dunia peradilan
cukup lama, yaitu kurang lebih 40 tahun, pada hari Senin, 21 Juli
2025, bertempat digedung Pengadilan Tinggi Agama Banjarmasin.
Dalam sambutannya, Suharto mengatakan Dr. Drs. H. IZZUDIN
HM, S.H., M.H. merupakan tauladan dan cerminan pemimpin pengadilan
yang menjunjung tinggi nilai-nilai keadilan, nilai-nilai syariat islam
dan kehakiman yang penuh kemuliaan hingga purna tugas.
Menurutnya, menjalankan tugas di lembaga peradilan,
khususnya lingkungan peradilan agama adalah amanah yang tidak mudah.
Ia menyentuh sendi-sendi kehidupan umat yang berkaitan dengan perkara
rumah tangga, waris, hibah, dan wasiat serta ekonomi syariah. Perkara
yang tidak hanya bersifat yuridis, tetapi juga sarat akan nilai-nilai
religius dan spiritual.
“Pergulatan akal, nalar dan nurani untuk mempertimbangkan nilai-nilai
keadilan dan kepastian, dibutukan kecermatan dan ketelitian agar semua
putusan yang diberikan betul-betul memberikan keadilan dan
kemanfaatan”, ujar mantan Ketua Pengadilan Jakarta Pusat.
Wakil Ketua MA Bidang non Yudisial menyatakan membutuhkan tekad dan
semangat yang kuat, kesiapan fisik dan mental, kematangan intelektual
dan spiritual serta kecerdasan emosional dalam menjalani profesi mulia
ini. Beragam godaaan kadangkala datang silih berganti dan tidak bisa
dipungkiri. Itulah seni dan dinamika tugas hakim yang hari-hari selalu
mewarnai.
Diakhir sambutannya, wakil MA Bidang Non Yudisial mengatakan
masa purnabakti ini menjadi masa yang indah, masa untuk menikmati
kebersamaan dengan keluarga, memperluas ibadah, dan merajut hikmah
dari perjalanan panjang yang telah dilalui. “Saya percaya, meskipun
tugas kedinasan telah berakhir karena dibatasi usia purna bakti, namun
tugas menebar kebaikan kepada keluarga, masyarakat bangsa dan negara
tidak pernah berakhir hingga tutup usia,” kata Suharto.
Turut hadir dalam acara tersebut, Ketua kamar Agama, Ketua
kamar Militer, Hakim Agung Kamar Agama pada Mahkamah Agung, Sekretaris
MA, Direktur Jenderal Badan Peradilan Agama, Forkopimda, pejabat
Eselon 2 dilingkungan Mahkamah Agung, Hakim Tinggi dan Ketua
Pengadilan sewilayah Banjarmasin, serta Ketua Dharmayukti Mahkamah
Agung beserta Dharmayukti daerah dan cabang diwilayah Provinsi
Kalimantan Selatan dan para undangan lainnya. (Humas/bing)
