Jakarta, hariandialog.co.id – Pecatur muda berbakat berusia 17 tahun, yang diproyeksikan PB PERCASI meriah gelar Grand Master ( GM) Aditya Bagus Arfan dengan sukses meriah *Norma Grandmaster* pertamanya setelah mencetak satu angka penuh di babak kesepuluh dari sebelas babak yg dipertandingkan di turnamen catur Internasional Pertamina Indonesia Open di Hotel Artotel Senayan, Jakarta, Selasa (30/4).
Aditya yang tidak terkalahkan hingga babak kesepuluh mencetak 8 point dari 6 kali menang dan empat kali remis.
Di dua babak awal, Aditya menaklukkan dua seniornya IM Azarya Jodi dan IM Gilbert Tarigan, dan kembali membuat kejutan di babak ketiga dengan menahan remis unggulan pertama pecatur Australia , GM Keybokarov Temur (2600), yg selisih ratingnya sangat fantastis (200), dimana rating IM Aditya Bagus Arfan hanya 2407.
Sebelum menekuk pecatur Vietnam,GM Dao Thien Hai (2475) di babak kelima, Aditya menahan remis seniornya GM Susanto Megaranto (2504).
Menurut Hendry Jamal selaku Direktur Pendidikan Sekolah PB PERCASI, Aditya Bagus Arfan sangat berpeluang menjadi Grand Master kesembilan Indonesia, setelah GM Novendra Priasmoro.
Di babak ke enam, pecatur gaek asal Filippina, GM Eugenio Torre, (2425) tidak mampu mencetak angka penuh dari sang cucu dengan hasil remis. Aditya kembali mencetak dua kemenangan dari hasil kerja kerasnya dengan menggilas IM Yoseph Taher (2445) serta pecatur Singapura, IM Liu Xiangyi (2355) di babak ketujuh dan delapan.
Dengan capaian 6.5 VP dari delapan babak, Aditya kembali menunjukkan kemampuanya dengan menahan remis GM Novendra P. (2494) di babak berikutnya ,(9) serta memaksa IM Medina Aulia Wardani (2372) mengulurkan tangannya tanda menyerah takluk di babak kesepuluh.
Tournamen catur Internasional Pertamina.di ikuti 7 negara, Australia,Vietnam,Mongolia, Filippna, Singapura dan Myanmar serta tuan rumah Indonesia berlangsung dengan sistem setengah kompetisi, hingga 1 Mei mendatang. ( Hansen Siregar,)
