
Majalengka,hariandialog.co.id-Ikatan Pemuda Penggerak Desa (IPDA) Kabupaten Majalengka bersama Pemuda Pelopor, Akademisi Unma dan Komisi IV DPRD Majalengka menggelar pelatihan Pakan Ternak Alternatif yang dipusatkan di aula Desa Padaherang Kecamatan Sindangwagwangi,Minggu, (9/2)

Dosen Fakultas Peternakan Unma, Rachmat Somanjaya megatakan pelatihan ini diperlukan sebagai upaya ketahanan pangan berkelanjutan. Sekaligus untuk menciptakan dan memotivasi kalangan pemuda di tingkatdesa. “Pelatihan ini sebagai upaya nyata untuk mencitakan SDM-SDM handal terutama di kalangan para pemuda,” kata Rachmat.
Pemuda pelopor Majalengka, Muhammad Dimyati mengatakan, sekaligus sebagai peternak yang bersentuhan langsung, dirinya melakukan upaya memotivasi para pemuda supaya semangat terjun dalam bidang peternakan, pelatihan ini tidak hanya sebatas teori, namun juga memuculkan praktek dan bimbingan yang konsisten.
“Selain teori, juga kita praktek langsung bersama para peternak yang ada di wilayah desa, juga kita bekerjasama dengan Bumdes,” ungkap Dimyati.
Anggota DPRD Majalengka fraksi PKB, komisi IV yang salah satunya membidangi tentang kepemudaan, Ade Duryawan mengatakan, pihaknya sangat mengapresiasi bentuk pelatihan yang mengatasnamakan kalangan muda. Pertimbangannya yakni karena setiap desa mempunyai potensi desa yang unik dan cukup banyak.
“Sehingga, semangat pemuda di desa ini harus terus diperjuangkan. Desa sekarang menjadi subyek, bukan lagi obyek, oleh karenanya pelatihan yang digagas ikatan pemuda penggerak desa (IPDA) perlu diapresiasi,” ucap Ade Duryawan.
Ade menambahkan, AQ pihaknya melihat ada upaya untuk pengembangan ekonomi berkelanjutan. Harus ada sebagian pemuda yang tinggal di desa namun tetap berpikir dan berpola pikir global. Hal terpenting adalah punya keinginan, karena nantinya akan pasti memberikan kontribusi yang cukup signifikan untuk menciptakan ketahanan pangan berkelanjutan.
“Contohnya, ada program domba, namun malah dombanya dijual. Padaha jika dipelihara dengan baik, maka akan terus menghasilkan bibit ternak dan jumlahnya semakin banyak. Itulah berkelanjutan,” ujarnya.
Sementara itu,Ketua IPDA Majalengka, Faturachman Tsabit mengatakan pelatihan pakan ternak alternatif ini bertujuan untuk mengoptimalkan pakan ternak lainnya sebagai upaya alternatif untuk meningkatkan produkivitas ternak dalam mendukung ketahanan pangan di pedesaan.
Menurut Sekretaris Bumdes Padaherang, soal ketahanan pangan desa Padaherang ini tercatat ada puluhan peternakan domba ,hanya saja terkendala soal lahan, kurangnya SDM handal,dengan adanya pelatihan ketahanan pangan alternatif akan cukup membantu dalam hal jaringan relasi.terangnya.(yub/Rik)
