
Foto : Wagub Bali Prof. Tjok Oka Sukawati, bersama Kepala Perwakilan
Bank Indonesia Provinsi Bali Trisno Nugroho, dan Anggota komisi XI DPR RI I Gusti
Agung Rai Wirajaya, bersama Penerima PSBI Senin ( 25/7) di Denpasar
Denpasar, hariandialog.co.id – Sejalan dengan Instruksi Presiden, kepada berbagai pihak terlibat dalam pembinaan
UMKM di Indonesia, agar setiap daerah memiliki UMKM berkualitas untuk mengurangi
ketergantungan terhadap impor dan bahkan melakukan ekspor, Pemerintah Provinsi
Bali dengan Visi Pembangunan Daerah Bali “NANGUN SAT KERTHI LOKA BALI”
melalui Pola Pembangunan Semesta Berencana menuju Bali Era Baru, berkomitmen
mencari terobosan dengan tujuan pertumbuhan ekonomi Bali terus berkembang salah
satunya pengembangan sektor UMKM.
“Saya menyambut baik dan mengapresiasi Penyerahan Program Sosial Bank (PSBI )
Indonesia Provinsi Bali mencapai pertumbuhan ekonomi stabil berkelanjutan didukung
stabilitas makro ekonomi dan sistem keuangan serta upaya pemberdayaan sektor riil,
khususnya pengembangan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah di Provinsi Bali,” jelas
Wakil Gubernur Bali Prof. Tjok Oka Sukawati ( Cok Ace ).
Wagub mengungkapkan hal itu, saat menghadiri penyerahan Program Sosial
Bank Indonesia (PSBI) Kepada UMKM Binaan dan Mitra KPWBI Bali di Subak Pakel,
Peguyangan Kaje, Denpasar, Senin (25/7 ) 2022, dihadiri Kepala Perwakilan Bank
Indonesia Provinsi Bali Trisno Nugroho.
Cok Ace menyebut Implementasi unggulan dari Program Sosial Bank Indonesia (
PSBI ) sebagai jawaban tepat untuk kebutuhan pelaku UMKM saat ini, yang memiliki
tujuan mendukung pemberdayaan UMKM melalui sinergi dengan Pemerintah
peningkatan kapasitas ekonomi pelaku UMKM,” Kedepan. tidak hanya memberikan
dukungan modal, namun BI juga memberikan pendampingan dan pembinaan
menyiapkan pasar bagi pelaku UMKM diantaranya pasar Eropa dan Amerika.yang
diharapkan harusnya tidak ada lagi kata bahwa UMKM tidak bisa bergerak maju
bersama BI dan Pemerintah,” tegas Cok Ace.
Ia mengingat peran UMKM sangat strategis penopang perekonomian rakyat,
pemerintah memerlukan sinergi, kolaborasi, peran dan kontribusi para pemangku
kepentingan., “ Untuk itu pemerintah daerah mengajak stakeholder menciptakan UMKM
dalam satu ekosistem untuk meningkatkan nilai tambah dengan inovasi, menciptakan
lapangan pekerjaan dan meningkatkan konsumsi produk/ jasa buatan dalam negeri,”
tegas Wagub Cok Ace.
Strategi keterhubungan antara hulu sampai hilir dari perilaku UMKM, mendorong
terciptanya ekosistem melalui pengembangan bisnis, pelaksanaan konsultasi bisnis dan
pengembangan lembaga inkubator dan inkubasi usaha selaras dengan kebijakan
nasional.
“ Upaya ini diharapkan lebih banyak lagi menyerap tenaga kerja serta menciptakan
inovasi yang berfungsi sebagai penggerak perekonomian yang produktif dan
berkelanjutan menuju UMKM naik kelas, maju dan mandiri, “ terang Wagub Bali, seraya
berharap PSBI yang diterima dimanfaatkan sebaik – baiknya dan mampu memberikan
kontribusi bagi perekonomian dan berdampak luas membantu UMKM sekaligus
mempercepat pemulihan ekonomi Bali.
Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali Trisno Nugroho menjelaskan,
penyerahan PSBI bentuk kepedulian Bank Indonesia dikemas dalam “Dedikasi untuk
Negeri”, dengan harapan meningkatkan perekonomian masyarakat Bali, melalui UMKM
ssalah satu sarana mengangkat kehidupan perekonomian secara mandiri.
Penyerahan PSBI diberikan kepada enam (6) Kabupaten di Bali, sebagai dukungan
terhadap pemulihan perekonomian, diantaranya diserahkan kepada Gaza HNS,
Kelompok Tani Jati Sujati, Kelompok Ternak Giri Nangi, Kelompok Ternak Amerta
Abadi, Kelompok Subak Pakel dan Kelompok Tenun Fortuna-Sidemen.
Anggota komisi XI DPR RI I Gusti Agung Rai Wirajaya, mengatakan dukungannya
terhadap PSBI sosial yang menyasar pelaku UMKM ini.Diharapkan memberikan efek
baik untuk perekonomian Bali. Pihaknya akan terus bekerjasama dengan Pemerintah
Daerah Bali dan Bank Indonesia sebagai salah satu stakeholder terkait
membangkitkan perekonomian Bali. ( nani )
