
Denpasar-hariandialog.co.id – Kebijakan humanis kembali ditunjukkan Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa melalui pemberian penghargaan kepada masyarakat lanjut usia (Lansia) berhasil melampaui Usia Harapan Hidup (UHH) 75 tahun ke atas. Program ini wujud komitmen Pemkab. Badung menciptakan masyarakat yang sehat, sejahtera, dan berkeadilan antargenerasi.
Penghargaan diserahkan simbolis bersamaan penyerahan akta kelahiran kepada I Wayan Siteng (101 tahun), warga Banjar Suluban, Desa Pecatu, Kuta Selatan, terlahir 31 Desember 1924, Rabu (28/ 1-2026 )
Bupati menyebit kebijakan ini tidak semata berorientasi pada aspek kesejahteraan ekonomi, juga mengandung nilai edukatif dan inspiratif bagi masyarakat, khususnya generasi muda.
“Para Lansia mampu melampaui usia harapan hidup merupakan teladan nyata tentang pentingnya menjaga kesehatan fisik, mental, dan sosial. Penghargaan ini bentuk apresiasi atas dedikasi para sesepuh, sekaligus menginspirasi generasi muda agar menerapkan pola hidup sehat dan berkelanjutan,” ujar Adi Arnawa.
Program penghargaa menyasar masyarakat Lansia berusia di atas 75 tahun di wilayah Kabupaten Badung.Melalui kebijakan ini, berharap meningkatkan perhatian terhadap isu kesehatan lansia dan mempertegas komitmen mewujudkan pembangunan inklusif dan berkeadilan.
Selain memberikan manfaat kepada penerima, program bertujuan menumbuhkan kesadaran masyarakat pentingnya menghormati peran sesepuh sebagai pilar moral dan sumber kearifan pembangunan daerah.
Pada Periode II, pada 16–31 Desember 2025, tercatat sebanyak 9.121 Lansia menerima penghargaan atas prestasi melampaui Usia Harapan Hidup.Program dilaksanakan berdasarkan Peraturan Bupati Badung Nomor 50 Tahun 2025 tentang Pemberian Penghargaan kepada Masyarakat atas Prestasi Melampaui Usia Harapan Hidup.
Setiap penerima memperoleh bantuan penghargaan sebesar Rp 3 juta bagian dari peningkatan kesejahteraan sosial lansia serta dorongan bagi masyarakat menerapkan pola hidup sehat sepanjang siklus kehidupan.
Hadir mendampingi Bupati pada penyerahan , Kadis Kesehatan dr. Made Padma Puspita, Ketua TP. PKK Badung Nyonya Rasniathi Adi Arnawa.( */NL )
