Skip to content
November 1, 2026
  • Kontak Kami
  • Pedoman Pemberitaan
  • Redaksi
Harian Dialog

Harian Dialog

Menyuarakan Hati Nurani Rakyat Berdasarkan Pancasila

UMKM.jpg
Primary Menu
  • Berita Daerah
  • Hukum dan Kriminal
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Ibukota
  • Kesra
  • Olahraga
  • Serba Serbi
Light/Dark Button
Live
  • Home
  • Berita Daerah
  • Bupati KBB Mendadak Merubah Rencana Open Bidding Kepala Dinas Kosong ke Asesmen Terbatas, Ada Skenario Apa Lagi?
  • Berita Daerah

Bupati KBB Mendadak Merubah Rencana Open Bidding Kepala Dinas Kosong ke Asesmen Terbatas, Ada Skenario Apa Lagi?

Harian Dialog Oktober 6, 2025
Foto: Dok Tribun Jabar

Bandung Barat, hariandialog.co.id – Rotasi dan mutasi eselon 2 di Kabupaten Bandung Barat kembali memunculkan gelombang kecurigaan publik. Rencana awal pemerintah daerah untuk menggelar open bidding (lelang jabatan) demi mengisi posisi kepala OPD yang kosong tiba-tiba dibatalkan. Sebagai gantinya, muncul mekanisme baru bernama “asesmen terbatas” yang kini jadi bahan gunjingan di kalangan ASN, media, hingga masyarakat sipil.

“Perubahan mendadak dari open bidding ke asesmen ini dinilai bukan kebetulan, melainkan manuver politik untuk menutupi skenario busuk yang sudah mulai tercium luas. Dugaan yang berkembang langkah ini dilakukan untuk mengamankan posisi sejumlah nama yang sudah disiapkan sebelumnya, sekaligus menjaga kendali terhadap OPD-OPD dengan anggaran besar,” Ketua LSM GEMPAR (Gerakan Masyarakat Peduli Amanat Rakyat) Jabar Robi Gunawan, Senin (06/10).

Robi pun mengatakan, nama-nama seperti Dudi Supriadi disebut akan diarahkan menjadi Kepala Dinas Pendidikan, Ani Roslianti untuk Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUTR), Yadi Azhar untuk Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, serta Hendra Trismayadi untuk DPMPTSP. Semua jabatan itu adalah “pos basah” dengan aliran dana strategis.

Perubahan format seleksi diduga menjadi cara halus untuk memastikan posisi tersebut tetap dikuasai oleh kelompok yang sama. Tetapi dua dinas masih dikosongkan seperti dinas kesehatan dan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda), rencananya dua dinas yang kosong diopen biddingkan. “Bagi publik, logikanya sederhana open bidding mestinya transparan, terbuka, dan melibatkan pihak independen. Tapi ketika format itu diganti dengan “asesmen internal”, transparansi menguap, dan ruang kontrol publik hilang.

Maka wajar jika banyak pihak menganggap perubahan ini bukan penyesuaian teknis, melainkan upaya menyelamatkan rencana yang sudah bocor,”ungkap Robi.

Ia juga mengatakan, sumber di lingkungan ASN menyebut, sejumlah kepala OPD yang masih aktif dipanggil mendadak untuk mengikuti asesmen, tanpa pemberitahuan prosedural yang wajar. Mereka diwawancarai oleh tim kecil yang diduga berafiliasi langsung dengan lingkaran Sekda AZ.

Tidak ada publikasi kriteria penilaian, tidak ada tahapan terbuka, dan hasilnya diklaim akan diumumkan “secara internal”.

“Dinamika ini menimbulkan persepsi tajam: Pemerintah Daerah sedang menyiapkan pergeseran jabatan bukan demi kinerja, tetapi demi konsolidasi kekuasaan birokrasi. Di baliknya, terselip kepentingan besar pengamanan anggaran perubahan, proyek lintas dinas, dan stabilisasi jaringan politik menjelang tahun fiskal baru,” jelasnya. Para pengamat birokrasi menyebut manuver ini sebagai “politik rotasi berlapis.” Artinya, jabatan tidak lagi diatur berdasar merit, melainkan berdasar kepentingan ekonomi dan loyalitas pribadi.

Asesmen menjadi tirai administratif untuk menyamarkan pembagian kekuasaan yang sebenarnya. Ironisnya, publik Bandung Barat sebelumnya sempat mengapresiasi wacana open bidding karena dianggap langkah reformasi. Namun, ketika proses itu diganti tanpa alasan rasional, kepercayaan publik runtuh.

Kini, yang tersisa hanyalah citra buruk birokrasi yang dipermainkan, dan merit system yang dikubur oleh kepentingan sempit. “Situasi ini memperparah krisis moral di kalangan ASN. Banyak pejabat menengah kehilangan arah karena penilaian kinerja tidak lagi menentukan karier mereka. Yang penting sekarang, kata seorang ASN yang meminta anonimitas, adalah siapa yang “dekat dengan sumber kuasa.

” Kultur semacam ini berbahaya karena menumbuhkan mental tunduk, bukan mental bekerja,” jelas Robi. “Dampak nyatanya mulai terasa. Pelayanan publik di sejumlah sektor tertunda karena pergantian pejabat yang tidak sinkron. Program pendidikan dan infrastruktur mengalami revisi mendadak, sementara proses administrasi proyek melambat karena pejabat baru belum memahami tugas pokok dan fungsi dinas,” imbuhnya.

Di balik itu semua, kata Robi, pengendali utama disebut masih sama Sekda AZ. Ia dianggap memainkan peran ganda—mengatur mutasi ASN, mempengaruhi pembahasan anggaran, sekaligus menjadi penjaga loyalitas birokrasi. Posisi Sekda yang seharusnya menjadi pelayan sistem kini berubah menjadi poros kekuasaan bayangan yang mengatur arah pemerintahan.

Beberapa sumber bahkan menyebut, perubahan format dari open bidding menjadi asesmen merupakan hasil rapat terbatas yang digelar tanpa melibatkan Baperjakat secara penuh.

“Keputusan hanya disampaikan dari atas, tidak ada pembahasan formal. Seakan-akan ini situasi darurat birokrasi,” ujar seorang pejabat yang ikut dalam rapat koordinasi.

“Kekhawatiran masyarakat kini bukan hanya pada siapa yang akan menduduki jabatan strategis, tetapi juga pada moralitas di balik proses itu. Ketika sistem seleksi dibuat fleksibel demi menutupi skenario politik, maka tidak ada lagi batas antara kebijakan publik dan kepentingan pribadi,” tegas Robi.

Langkah ini juga menimbulkan risiko hukum serius. Jika terbukti bahwa proses asesmen digunakan untuk mengesahkan keputusan yang sudah ditetapkan sebelumnya, maka mekanisme tersebut bisa dikategorikan sebagai pelanggaran prinsip merit sistem dan berpotensi menyalahi aturan perundang-undangan kepegawaian.

Lebih jauh, kondisi ini menunjukkan bahwa Bandung Barat belum benar-benar belajar dari pengalaman masa lalu. Di saat publik berharap reformasi birokrasi berjalan ke arah keterbukaan, yang terjadi justru pembalikan ke masa di mana jabatan menjadi alat barter, dan birokrasi dijadikan pagar kekuasaan.

“Koalisi masyarakat sipil, media, dan akademisi kini menuntut transparansi total. Mereka meminta Bupati Jeje Ritchi Ismail menjelaskan alasan pembatalan open bidding, membuka hasil asesmen, serta memastikan tidak ada skenario tersembunyi di balik pergeseran pejabat. Karena jika dibiarkan, praktik ini akan menjadi preseden buruk bagi seluruh ASN di Bandung Barat,” ungkapnya.

Langkah Bupati akan menentukan apakah Bandung Barat akan dikenal sebagai daerah yang berani memperbaiki diri, atau justru sebagai contoh klasik bagaimana birokrasi ditundukkan oleh kepentingan politik anggaran.

“Dan publik kini menunggu, bukan pada siapa yang akan dilantik, tetapi pada apakah integritas masih punya tempat di pemerintahan Bandung Barat,” pungkas Robi.

Bandungsatu.com

About The Author

Harian Dialog

See author's posts

Post Views: 302

Post navigation

Previous: Pengedar Sabu Didakwa Pasal 114 Ayat 1
Next: Citilink Terbang setiap Hari Jakarta – Belitung

Related Stories

1d2cff64-9d42-45c2-b7e6-80b18e7a530b
  • Berita Daerah

Kapolda Sumut Paparkan 4 Program Prioritas, Perkuat Sinergi Polisi Bersama Masyarakat

Harian Dialog Oktober 30, 2026
31481b3b-de1c-4cda-a779-0186fe8d6a27
  • Berita Daerah

Tiga Hari Operasi Patuh Toba 2026, Polda Sumut Catat 2.715 Penindakan dan Teguran

Harian Dialog Oktober 30, 2026
1e6336ed-7773-43fa-a04f-bfd8c4428989
  • Berita Daerah

Polda Sumut Gencarkan Edukasi Keselamatan Berlalu Lintas di Tiga Lokasi dalam Operasi Patuh Toba 2026

Harian Dialog Oktober 30, 2026

Berita Lainnya

1000027777
  • Hukum dan Kriminal

POLDA JABAR BONGKAR JARINGAN LIVE STREAMING PORNOGRAFI

Harian Dialog November 1, 2026
1000027749
  • Ekonomi

Spirit Ta’awun, Menkop Ajak ICMI Wujudkan Koperasi Kemandirian Umat & Ekonomi Kerakyatan

Harian Dialog November 1, 2026
  • Nasional

Pemerintah Ciptakan Kebijakan Radikal Atas Pajak

Harian Dialog Oktober 31, 2026
1000027603
  • Hukum dan Kriminal

Gerebek Dua Lokasi di Tanjung Morawa, Satresnarkoba Polresta Deli Serdang Bekuk 3 Terduga Pengedar Sabu, 12 Gram Lebih Barang Bukti Disita

Harian Dialog Oktober 31, 2026

Olahraga

1000027231
  • Olahraga

5 ABAD JAKARTA TUAN RUMAH KEJURNAS CATUR KE-52 2027

Harian Dialog Oktober 30, 2026
Kemenpora dan Kemnaker Bersinergi Bidang Ketenagaerjaan untuk Pemuda 1000026868
  • Olahraga

Kemenpora dan Kemnaker Bersinergi Bidang Ketenagaerjaan untuk Pemuda

Oktober 29, 2026
Menpora : IYS 2026 Jadi Ajang Membangun Fondasi dan Solusi untuk Masa Depan Indonesia 1000026866
  • Olahraga

Menpora : IYS 2026 Jadi Ajang Membangun Fondasi dan Solusi untuk Masa Depan Indonesia

Oktober 29, 2026

Kesehatan

1000027453
  • Kesehatan

Bali Terima Satya JKN Awards 2026Bukti Badan Usaha Peduli Kesehatan Pekerja

Harian Dialog Oktober 31, 2026
Bantuan Dana Penyehatan JKN Cair Rp.10 T a680a993-c7a1-44c8-a6ab-74c86fdef29e
  • Kesehatan

Bantuan Dana Penyehatan JKN Cair Rp.10 T

Oktober 27, 2026
175 Wartawan Periksa Kesehatan Gratis
  • Kesehatan

175 Wartawan Periksa Kesehatan Gratis

Oktober 26, 2026

Teknologi

1000027422
  • Techonology

Menkomdigi Ajak Anak Muda Jadi Pemimpin Digital, Bukan Hanya Pengguna Teknologi

Harian Dialog Oktober 31, 2026
Jakarta, hariandialog.co.id – Indonesia tidak hanya membutuhkan talenta digital, tetapi juga pemimpin digital. Menteri Komunikasi dan Digital...
Baca Selengkapnya Read more about Menkomdigi Ajak Anak Muda Jadi Pemimpin Digital, Bukan Hanya Pengguna Teknologi
Tumbuh Double-Digit, Indosat Andalkan Kekuatan Telekomunikasi Kembangkan AI 1000026717
  • Techonology

Tumbuh Double-Digit, Indosat Andalkan Kekuatan Telekomunikasi Kembangkan AI

Oktober 29, 2026
IM3 Platinum Hadirkan Bundling Platinum Plus iPhone 18 Pro dan iPhone 18 Pro Max 5e9c4c2f-04ef-434a-92fa-0bc763032e86
  • Techonology

IM3 Platinum Hadirkan Bundling Platinum Plus iPhone 18 Pro dan iPhone 18 Pro Max

Oktober 20, 2026
  • Techonology

Oktober 19, 2026
Era Digital, SMPN 7 Kota Cirebon Tumbuhkan Kepercayaan Publik Lewat Medsos 9cf4fcec-f390-46ca-b9a8-e5345295ac6a
  • Techonology

Era Digital, SMPN 7 Kota Cirebon Tumbuhkan Kepercayaan Publik Lewat Medsos

Oktober 12, 2026

Kesra

1000027281
  • Kesra

Kapolda Jabar Gelar FGD, Cegah Ekstremisme pada Anak Perkuat Sinergi Keluarga dan Sekolah

Harian Dialog Oktober 30, 2026
Pererat Kemitraan Polri dan Masyarakat, Plh. Kabid Humas Polda Jabar Shalat Jumat di Ponpes Nurul Iman 1000027214
  • Kesra

Pererat Kemitraan Polri dan Masyarakat, Plh. Kabid Humas Polda Jabar Shalat Jumat di Ponpes Nurul Iman

Oktober 30, 2026
Kapolres Binjai Laksanakan Jumat Keliling dan Sampaikan Himbauan Kamtibmas di Masjid Al-Muhajirin IMG-20261030-WA0008-1024x768.jpg
  • Kesra

Kapolres Binjai Laksanakan Jumat Keliling dan Sampaikan Himbauan Kamtibmas di Masjid Al-Muhajirin

Oktober 30, 2026

Pendidikan

7969b4f7-d02b-4b80-8764-6500d22e0ac8
  • Pendidikan

Polisi Bersahabat Dengan Siswa SD

Harian Dialog Oktober 26, 2026
BPK Ungkap Temuan Dana Negara di Bidang Pendidikan
  • Pendidikan

BPK Ungkap Temuan Dana Negara di Bidang Pendidikan

Oktober 24, 2026
Luncurkan Teras Pelajar Sumut Berkah, Bobby Nasution Siapkan Ruang Kreativitas dan Pengembangan Bakat Siswa 1000024338
  • Pendidikan

Luncurkan Teras Pelajar Sumut Berkah, Bobby Nasution Siapkan Ruang Kreativitas dan Pengembangan Bakat Siswa

Oktober 24, 2026
  • Kontak Kami
  • Pedoman Pemberitaan
Copyright Harian Dialog Online © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.